(Taiwan, ROC) – Menteri Perekonomian Shen Jong-chin pada hari Jumat tanggal 7 Desember menyampaikan tentang sanksi hukuman yang dijatuhkan oleh Amerika Serikat terhadap perusahaan Huawei, namun hal tersebut tidaki akan memberikan dampak besar terhadap Taiwan.
Sekalipun Perang Dagang antara Amerika dan Daratan Tiongkok tengah memasuki masa gencatan ekonomi selama 90 hari, namun banyak pihak luar yang kerap berprediksi jika berbagai bentuk sikap dan tindakan ekonomi yang diberlakukan belakangan ini, tetap merupakan bagian dari perang dagang. Dalam menanggapi permintaan pemerintah Amerika Serikat, maka pada tanggal 1 Desember pihak pemerintah Kanada menangkap Wakil Presiden Direktur merangkap Kepala Keuangan Perusahaan Teknologi Huawei, Meng Wan-zhou, saat singgah dan melakukan transfer pesawat di Vancouver. Adapun alasan penangkapan tersebut adalah pelanggaran sanksi ekonomi Amerika terhadap Iran. Pihak publik beranggapan jika perang dagang masih terus berlangsung, sehingga setiap aksi tindakan keras dari Amerika terhadap Daratan Tiongkok, tentu akan memberikan pengaruh terhadap mata rantai perusahaan Taiwan.
Menyikapi kekhawatiran publik, Menteri Perekonomian Shen Jong-chin saat menghadiri sebuah kegiatan pada hari Jumat tanggal 7 Desember dan menerima wawancara dari pihak media menjelaskan bahwa inti pusat produk dari perusahaan Huawei adalah pembangunan jaringan internet, namun persentase pasar Huawei di Amerika tidak terbilang besar. Sementara Taiwan yang menjadi bagian dari mata rantai suplai perusahaan juga akan mengambil langkah tindakan yang sekiranya dibutuhkan dalam menghadapi masalah pemberian sanksi Amerika terhadap Huawei.
Menteri Perekonomian Shen Jong-chin mengatakan, “Oleh sebab itu, memang ada pengaruh yang dihadapi oleh perusahaan Huawei, namun karena perusahaan yang bekerja sama dengan Huawei termasuk banyak, maka jika peluru disasarkan kepada beberapa negara lainnya, perusahaan manufaktur kami yang tersebar di berbagai daerah telah memiliki sistem produksi pabrik tersendiri, dan tentu tidak akan memberikan dampak pengaruh yang besar.”
Berkenaan dengan kemungkinan pihak Amerika memasok berbagai produk tekonologi seperti intelegensi artifisial, chips, Quantum Computing, robot, rekam jejak suara dan lain sebagainya, pasti akan menemukan kendala dalam hal kebijakan impor, dimana pihak perusahaan Daratan Tiongkok banyak yang akan menghadapi kendala tersebut. Shen Jong-chin berpendapat bahwa perusahaan Taiwan tidak akan menghadapi masalah tersebut, karena adanya keragaman pemetaan pasar yang dilakukan oleh perusahaan Taiwan.