History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Kontroversi Pendapat Antara Serikat Buruh dan Pengusaha Terkait Pelonggaran Perekrutan TKA Manufaktur

  • 09 November, 2018
  • 曾秀情
Kontroversi Pendapat Antara Serikat Buruh dan Pengusaha Terkait Pelonggaran Perekrutan TKA Manufaktur
Sekretaris Jendral Federasi Perindustrian Nasional atau CNFI, Tsai Lian-sheng

      (Taiwan, ROC) – Guna mengentaskan masalah kekurangan pekerja dan sekaligus menarik minat pengusaha Taiwan untuk kembali pulang melakukan investasi, maka pemerintah kini tengah menilik kemungkinan pelonggaran persyaratan pengajuan pekerja migran, dimana batas maksimum tidak melebihi 40% dan masa pelonggaran ini untuk 3 tahun. Ada beberapa asosiasi pengusaha yang menyambut baik pengusungan tersebut, namun berkenaan dengan masa waktu berlaku yang hanya 3 tahun, Sekretaris Jendral Federasi Perindustrian Nasional atau CNFI, Tsai Lian-sheng 蔡練生 pada hari Jumat tanggal 9 November menyampaikan pendapatnya bahwa investasi adalah hal jangka panjang, jika selang 3 tahun berikutnya ditemukan masih kekurangan pekerja, maka bisa menyebabkan investasi kembali mengalir ke luar negeri, hal ini tentu akan memberikan dampak pengaruh terhadap keinginan investasi para pengusaha yang ada. Sekretais Jendral Asosiasi Perindustrian dan Perdagangan Nasional atau CNAIC, Fan Liang-tung mengimbau pemerintah untuk dapat menjaga hal kerja pekerja dalam negeri, disarankan untuk melakukan introspeksi bergulir dan program disesuaikan dengan hasil yang diperoleh.

      Perdana Menteri William Lai pada hari Kamis tanggal 8 November saat memimpin rapat diskusi “Program percepatan investasi di Taiwan”, menerima hasil laporan dari Dewan Pembangunan Nasional atau NDC berkenaan tentang rancangan program penyambutan pengusaha Taiwan untuk kembali pulang dan melakukan investasi di dalam negeri. Pihak NDC menjelaskan bahwa usai melakukan penelitian lebih lanjut, bagi perusahaan yang memenuhi persyaratan dan kembali pulang berinvestasi, maka bisa memberikan pelonggaran persyaratan perekrutan tenaga kerja asing dengan perbandingan khusus, namun maksimum tidak boleh lebih dari 40%.

      Tsai Lian-sheng mengatakan, "Oleh sebab itu saya merasa bahwa apa yang dilakukan pemerintah seharusnya tidak membuat orang berpikir jika program yang diusung tidak stabil. Jika program pemerintah telah stabil, maka saya baru dapat melakukan pengkajian apakah saya ingin berinvestasi di Taiwan atau tidak. Jika hanya memberitahukan kepada saya, masa berlaku hanya 3 tahun, saya rasa saya tidak akan melakukan investasi, karena selang 3 tahun selanjutnya, maka saya akan menemukan permasalahan yang sama.”

      Fan Liang-tung menjelaskan bahwa ada jenis pekerjaan yang tidak diminati oleh pekerja Taiwan sendiri, sehingga baru merekrut pekerja migran. Di sisi lain pemerintah juga mempertimbangkan apakah pelonggaran yang diberikan bisa berdampak terhadap lapangan pekerjaan bagi warga sendiri, sehingga barulah menambah kebijakan masa berlaku 3 tahun tersebut. Untuk itu disarankan pemerintah bisa melakukan pengkajian ulang hasil penerapan selang 3 tahun kemudian.

Komentar

Terbarumore