History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Bank Sentral Perkuat Upaya Menahan Lonjakan Drastis, Mata Uang Taiwan Langsung Memantul Saat Menyentuh Level NT$29

  • 06 May, 2025
  • 曾秀情
Bank Sentral Perkuat Upaya Menahan Lonjakan Drastis, Mata Uang Taiwan Langsung Memantul Saat Menyentuh Level NT$29
Gubernur Bank Sentral Yang Chin-long (楊金龍)

(Taiwan, ROC) -- Nilai tukar New Dolar Taiwan (NT$) terhadap Dolar AS (US$) baru-baru ini menguat tajam. Dalam tiga hari perdagangan, nilai NT$ ditutup menguat hampir NT$2, dari level NT$32 menjadi NT$30. Pada Senin kemarin (5/5), Presiden Lai Ching-te (賴清德) dan Gubernur Bank Sentral Yang Chin-long (楊金龍) sama-sama angkat bicara, Yang Chin-long bahkan menekankan bahwa situasi abnormal NT$ dalam beberapa hari ini harus berhenti sampai di sini.

Pada perdagangan Selasa hari ini (6/5), nilai tukar NT$ terhadap US$ sempat menyentuh level NT$29, tetapi langsung memantul kembali ke atas level NT$30. Nilai tukar Dolar Taiwan terhadap Dolar AS akhir-akhir ini terus menguat tak terbendung, dari NT$32,017 pada 30 April 2025, kemudian NT$31,064 pada 2 Mei 2025, hingga NT$30,145 pada 5 Mei 2025.

Pada perdagangan Senin kemarin (5/5), NT$ sempat mencapai level di atas NT$29,5, menguat tajam NT$1,872 dalam 3 hari perdagangan. Gubernur Bank Sentral Yang Chin-long mengadakan konferensi pers pada Senin kemarin (5/5) menjelaskan situasi nilai tukar baru-baru ini. Yang Chin-long menyatakan bahwa karena ekspektasi pasar, Dolar Taiwan telah berfluktuasi berlebihan, dan berharap situasi tidak normal ini berhenti sampai di sini. Dia juga menekankan bahwa pemberitaan media tentang Perjanjian Mar-a-Lago yang mendorong penguatan Dolar Taiwan sama sekali tidak benar, dan Bank Sentral juga tidak berpartisipasi dalam kelompok kerja perdagangan Taiwan dengan AS.

Yang Chin-long mengatakan, "Jika Anda bertanya apakah upaya yang dilakukan terlalu kecil, ini masih merupakan masalah perbandingan. Karena dalam situasi yang sangat tidak normal seperti ini, kekuatan intervensi yang kami lakukan, sejujurnya dibandingkan dengan situasi lain, kami telah meningkatkannya."

Yang Chin-long juga menekankan bahwa intervensi Bank Sentral selama periode ini masih sesuai dengan prinsip Teori Pohon Dedalu, yang berarti tidak ada kesengajaan dalam menahan penguatan ketika tren Dolar Taiwan bergerak ke arah apresiasi. Namun, ketika pasar menunjukkan ketidakteraturan, atau ketika angin terlalu kencang, maka Bank Sentral akan menambah kekuatan intervensinya untuk mencegah pohon dedalu berayun terlalu kuat, mengingat gelombang ini disebabkan oleh ekspektasi psikologis yang kuat, bukan oleh faktor fundamental.

Komentar

Terbarumore