(Taiwan, ROC) -- Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang pada tanggal 2 April lalu mengumumkan “tariff pajak timbal balik” yang mengejutkan masyarakat Taiwan. Berdasarkan Cathay Financial Holdings Co., Ltd. yang hari ini (21/4) mengumumkan hasil jajak pendapat tingkat kepercayaan ekonomi masyarakat terbaru April ini memperlihatkan, pandangan harapan akan masa depan ekonomi dari masyarakat sudah anjlok, indeknya turun drastis hingga menembus titik terendah selama 5 tahun terakhir yaitu pada April 2020 saat puncak dari pandemi COVID-19.
Presiden AS Donald Trump mengumumkan tariff pajak timbal balik pada 2 April, yang kemudian mengemukakan penundaan pemberlakuan tariff tersebut hingga 90 hari kemudian, tetapi berdasarkan hasil jajak pendapat selama minggu pertama April (1 – 7 April) kepada 10.000 responden yang dikirimkan ke nasbah asuransi jiwa dan bank dari Cathay Financial Holdings Co., Ltd. menunjukkan hantaman dari pemberlakuan pajak timbal balik terhadap masyarakat Taiwan.
Dilihat dari delapan indeks keyakinan, tujuh di antaranya memperlihatkan penurunan tajam, kecuali indeks harga yang menunjukkan peningkatan. Misalnya, indeks optimisme prospek ekonomi turun ke -41,3, tingkat terendah selama hampir lima tahun terakhir sejak April 2020 selama epidemi COVID-19 berada di tingkat ke-51,4, yang memperlihatkan masyarakat yakin bahwa "tarif timbal balik" memiliki dampak signifikan pada pembangunan ekonomi.