(Taiwan, ROC) --- Taipei International Machine Tool Show (TIMTOS) telah digelar, di mana penerapan robot kecerdasan buatan telah menjadi fokus pameran. Produsen besar memamerkan komponen utama robot humanoid. Dapat dilihat bahwa robot AI akan menjadi semakin kuat. Namun, seiring kemajuan teknologi, itu juga berarti bahwa beberapa peluang kerja akan hilang. Sebuah survei bank pekerjaan menunjukkan bahwa 70% perusahaan akan mengurangi jumlah karyawan yang mereka rekrut, dan diperkirakan bahwa 29,2% dari peluang kerja saat ini akan hilang dalam 10 tahun.
Dalam sebuah wawancara, Yang Zhong-bin (楊宗斌), juru bicara Yes123 Job Search Network, mengemukakan bahwa untuk mengatasi masalah kekurangan tenaga kerja, perusahaan telah beralih ke peralatan otomatis dan robot untuk menggantikan tenaga kerja. Dari lini produksi tanpa awak di industri teknologi hingga toko tanpa awak, kendaraan tanpa awak, drone, dan eksperimen lainnya, serta analisis keuangan terkait "FinTech". Hal ini menunjukkan bahwa otomatisasi dan kecerdasan buatan telah memengaruhi pekerjaan padat karya dan padat modal.
Yang Zhong-bin mengamati pasar tenaga kerja dan menemukan, bahwa robot telah muncul di sisi perangkat keras untuk produksi otomatis sepanjang waktu, sementara di sisi perangkat lunak terdapat komputasi berkecepatan tinggi dengan kecerdasan buatan (AI). Ia memperkirakan bahwa 29,2% dari peluang kerja saat ini akan hilang dalam 10 tahun ke depan. Terry Hong (洪德諭) selaku Hubungan Masyarakat Produk Bank Tenaga Kerja 104 juga menunjukkan bahwa sekitar 70% perusahaan akan mengurangi kebutuhan tenaga kerja mereka karena kemajuan AI, dan pengurangan posisi tersebut mencakup penerjemahan teks, urusan umum administrasi, dan layanan pelanggan.
Namun, Terry Hong juga menyebutkan bahwa perkembangan AI juga telah menciptakan banyak lapangan kerja baru. Pada kuartal ketiga tahun 2024, jumlah lapangan kerja terkait AI per bulan telah mencapai 29.000, meningkat 131% dibandingkan dengan periode yang sama sepuluh tahun lalu. Jika pekerja biasa di tempat kerja dapat menggunakan AI, gaji perusahaan juga akan meningkat sekitar 10,9%. Meskipun jumlah lowongan pekerjaan layanan pelanggan telah menurun, pekerjaan ini masih penting bagi sebuah perusahaan, dan diperkirakan akan menjadi kolaborasi manusia-mesin di masa depan.
Yang Zhong-bin juga menekankan bahwa pekerjaan manusia tidak akan sepenuhnya tergantikan, karena bagian yang lebih unggul dari mesin terletak pada sifat manusia, seperti kepedulian, empati, dan interaksi interpersonal. Misalnya, perawatan medis tidak hanya bergantung pada peralatan perawatan, hubungan dokter-pasien juga perlu bergantung pada komunikasi; dan pekerjaan perawatan kesejahteraan sosial tidak hanya tentang persahabatan, tetapi orang tua juga membutuhkan perawatan yang penuh perhatian dan kehangatan; pekerjaan media tidak akan hilang, karena memerlukan verifikasi dan pelaporan serta analisis yang mendalam, serta hanya dapat memengaruhi masyarakat melalui kekuatan kata-kata dan audio serta video yang hangat.