(Taiwan, ROC) -- Badan Statistik Kementerian Ekonomi pada 25 Februari mengumumkan statistik omzet industri ritel dan katering untuk bulan Januari yang mencapai rekor tertinggi. Industri ritel mencapai NT$445,1 miliar, meningkat 5,3% dari tahun ke tahun, dan industri katering mencapai NT$103,9 miliar, meningkat 15,8% dari tahun ke tahun. Badan Statistik menganalisis, bahwa alasan utama peningkatan konsumsi terkait dengan efek Tahun Baru dan tingkat pertumbuhan pendapatan ritel serta katering masih lebih besar daripada kenaikan harga.
Badan Statistik menyampaikan, bahwa bulan Februari memasuki musim sepi setelah Festival Tahun Baru Imlek. Akibat periode dasar yang tinggi, pendapatan ritel dan katering di bulan Februari mungkin mengalami pertumbuhan negatif. Pendapatan industri ritel diperkirakan berada di antara penurunan tahun ke tahun sebesar 1,4% dan peningkatan tahun ke tahun sebesar 1,6%, sementara pendapatan katering diperkirakan turun antara penurunan tahun ke tahun sebesar 5,5% dan penurunan tahun ke tahun sebesar 2,5%. Namun, berdasarkan gabungan Januari dan Februari, ritel dan katering masih diharapkan positif.
Selain itu, terkait ledakan gas di Pusat Perbelanjaan Shin Kong Mitsukoshi Zhonggang, Taichung yang menyebabkan korban jiwa dan masih tutup tidak diperhitungkan untuk perkiraan pendapatan Februari.
Omzet industri grosir pada bulan Januari mencapai NT$1,683 triliun, turun 5,3% dari tahun ke tahun, mengakhiri 10 bulan berturut-turut pertumbuhan positif. Departemen Statistik menjelaskan bahwa alasan utamanya adalah faktor Festival Musim Semi dan pengurangan hari kerja. Namun, diperkirakan pertumbuhan positif akan kembali pada bulan Februari, dan tingkat pertumbuhan tahunan diperkirakan mendekati 20%. Dengan memperhitungkan bulan Januari dan Februari, laju pertumbuhan tahunan akan berada antara 3,9% dan 5,2%.