History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Analisa: Penerapan Tarif Semikonduktor Taiwan Berimbas Kenaikan 59% Harga Chip AS

  • 08 February, 2025
  • 許秀玉
Analisa: Penerapan Tarif Semikonduktor Taiwan Berimbas Kenaikan 59% Harga Chip AS
Analisa: Penerapan Tarif Semikonduktor Taiwan Berimbas Kenaikan 59% Harga Chip AS / foto: Unsplash

(Taiwan, ROC) -- Terkait dengan penerapan tarif Trump, Media Analisis Bisnis Verdict beberapa waktu lalu mengemukakan, apabila Presiden Amerika Serikat Donald Trump menerapkan tarif pajak impor 100% terhadap chip Taiwan, maka akan memberikan hantaman serius bagi pasokan semikonduktor global dan akan meningkatkan biaya modal bagi industri chip Taiwan yang mungkin akan menaikan harga chip Amerika Serikat sebesar 59%.

Wakil Direktur Information Technology and Innovation Foundation (ITIF) Think Tank Washington DC Stephen Ezell yang bertanggung jawab atas kebijakan baru pemerintah global mengeluarkan artikel perdana yang diunggah dalam situs ITIF pada tanggal 28 Januari kemarin mengenai pandangan dari Presiden Donald Trump yang apabila menaikan tarif pajak hingga 100% terhadap semikonduktor Taiwan dan untuk menghindar tarif pajak ini maka pabrik semikonduktor Taiwan akan dipindahkan ke Amerika Serikat.

Media Analisis bisnis Verdict melaporkan, berdasarkan Komite Perdagangan Internasional Amerika Serikat (US International Trade Commission) yang melakukan penelitian terkait ketergantungan industri Semikonduktor Amerika Serikat memperlihatkan bahwa impor Logic IC Amerika Serikat sebesar 44,2% berasal dari Taiwan, yang mana penerapan tarif pajak produksi semikonduktor Taiwan dikhawatirkan akan berimbas pada meningkatnya harga semikonduktor Amerika Serikat sebesar 59%. 

Analis Technologi dari GlobalData, Isabel Al-Dhahir menyampaikan, jika Presiden Amerika Serikat Donald Trump menerapkan tarif pajak 100% pada chip Taiwan, sama artinya mengenakan pajak pada Taiwan Semiconductor Company (TSMC) yang akan membawa dampak negatif, meliputi pengaruh yang kurang menguntungkan bagi konsumen Amerika Serikat. 

Isabel Al-Dhahir menyampaikan, perusahaan Apple memiliki ketergantungan tinggi pada TSMC, sekitar 25% dari pemasukan operasional TSMC. Chip untuk pabrik besar Kecerdasan Buatan (AI) NVidia menjadi pelanggan terbesar kedua TSMC, memberikan kontribusi sebesar 11% bagi TSMC. Direktur pelaksana Apple, Tim Cook dan Donald Trump memiliki hubungan akrab, untuk itu masih ada ruang kesempatan untuk  negosiasi 

Laporan menuliskan, Apple, Broadcom, Qualcomm, Intel dan Nvidia serta lainnya merupakan perusahaan penguna semikonduktor tanpa pabrik semikonduktor, penggunaannya mencapai hingga 65% semikonduktor global. Apabila Amerika Serikat menerapkan tarif pajak impor maka akan meningkatkan biaya modal, bahkan mungkin membuat pabrik-pabrik yang bergantung pada semikonduktor Taiwan ini pindah keluar dari Amerika Serikat. 

Laporan mengungkit, sejak tahun 2020, TSMC telah mengumumkan akan menanamkan modal sebesar US$65 miliar untuk membangun 3 pabrik wafer chip di Arizona, Amerika Serikat, merupakan perencanaan investasi asing langsung yang terbesar dalam sejarah Amerika Serikat
Pendiri Signum Intel, Mike Orme mengemukakan, meskipun TSMC tengah memperluas lini produksi wafer chip di Amerika Serikat, tetapi untuk dalam negeri Amerika Serikat sendiri belum ada program yang dapat mengantikan TSMC.

Laporan beranggapan, Trump telah sekuat tenaga mencanangkan tarif impor dan berkemungkinan akan menerapkan tarif 100% pada semikonduktor Taiwan, yang niat awal dari kebijakan ini adalah untuk mendorong agar industri semikonduktor kembali ke Amerika Serikat, tetapi dikhawatirkan malah aka nmenimbulkan perang dagang internasional, mendorong biaya modal produksi. Selain itu, bagaimanapun akhirnya dari penerapan tarif pajak Amerika pada wafer chip Taiwan, ini menandakan berakhirnya perdagangan bebas yang telah berjalan selama 30 tahun, rantai pasokan semikonduktor global akan mendapat hantaman.

Komentar

Terbarumore