(Taiwan, ROC) - Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) di Taiwan pada bulan Januari adalah 72,54 poin, lebih rendah 2,07 poin dari bulan sebelumnya dan mencatat level terendah dalam delapan bulan serta penurunan bulan keempat berturut-turut.
Berdasarkan statistik terbaru yang dirilis oleh Pusat Penelitian Pembangunan Ekonomi Taiwan (RCTED) di bawah National Central University (NCU) pada hari Senin, enam sub-indikator yang meliputi tingkat harga, peluang investasi saham, kondisi ekonomi keluarga, kemakmuran ekonomi domestik, kesempatan kerja, dan pembelian barang tahan lama, semuanya menunjukkan penurunan.
Di antaranya, indikator dengan penurunan terbesar adalah “tingkat harga di enam bulan berikutnya", turun tajam 3,98 poin menjadi 37,25 poin, terendah dalam tujuh bulan.
Direktur Eksekutif RCTED Dachran Wu (吳大任) menganalisis bahwa kenaikan upah minimum pada bulan Januari tahun ini, kenaikan biaya tenaga kerja, dan efek Tahun Baru telah membuat konsumen merasakan kenaikan harga.
Wu mengatakan, “Kalau industri-industri itu banyak menyerap pekerja magang atau pekerja tidak tetap, seperti industri catering dan industri perhotelan, banyak menyerap pekerja magang dan pekerja tidak tetap, biaya tenaga kerja industri akan meningkat karena kenaikan upah pokok, yang tentu saja akan tercermin pada harga produk atau layanannya. Satu lagi adalah efek Tahun Baru. Harga banyak produk atau layanan juga naik dalam jangka pendek selama Tahun Baru.”
Perihal penurunan bulanan terbesar kedua 2,46 poin yang merendahkan sub-indeks “peluang investasi saham dalam enam bulan ke depan” menjadi 50,53 poin, Dachran Wu menunjukkan bahwa kemungkinan diterapkannya pajak sangat tinggi terhadap produk industri chip Taiwan oleh administrasi Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah memengaruhi keyakinan di pasar saham, yang “selama masa jabatan Trump, mungkin tidak mudah baginya untuk kembali normal.”
Adapun sub-indikator yang mencerminkan keyakinan pada real estat, yakni “pembelian barang tahan lama” dan “waktu pembelian real estat” masing-masing turun dan naik sedikit. Dachran Wu menilai bahwa salah satu alasan berhentinya penurunan mungkin terkait dengan pasar saham.
“Risiko pasar saham telah meningkat, maka dana dapat mengalir kembali ke real estat,” tegas Wu.
Survei IKK terbaru dari RCTED dilaksanakan melalui telepon terhadap terhadap 3.032 warga Taiwan berusia 20 tahun ke atas dari tanggal 18 hingga 21 Januari 2025. Tingkat kepercayaannya adalah 95% dengan margin kesalahan plus minus 2,0.