History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Produksi Industri Taiwan Kembali Tumbuh pada 2024 Karena Terdorong Permintaan AI

  • 24 January, 2025
  • 陳志勇
Produksi Industri Taiwan Kembali Tumbuh pada 2024 Karena Terdorong Permintaan AI
Produksi Industri Taiwan Kembali Tumbuh pada 2024 Karena Terdorong Permintaan AI

(Taiwan, ROC) - Terdorong permintaan untuk aplikasi kecerdasan buatan (AI) dan perangkat komputasi kinerja tinggi (HPC), Taiwan mencatat pertumbuhan pertamanya dalam produksi industri pada tahun 2024 setelah dua tahun berturut-turut mengalami penurunan.

Berdasarkan statistik terbaru yang dirilis oleh Kementerian Perekonomian (MOEA), indeks produksi industri 2024 naik 11,45 persen dari tahun sebelumnya, setelah mencatat peningkatan year-on-year sebesar 19,97 persen menjadi 108,55 pada bulan Desember.

Lonjakan Desember didorong oleh sub-indeks manufaktur, yang menyumbang lebih dari 90 persen dari total indeks setelah tumbuh 20,79 persen dari tahun sebelumnya dan mencatat rekor bulanan tertinggi baru sebesar 109,01, jelas MOEA, menambahkan bahwa pertumbuhan ini sebagian besar disebabkan oleh permintaan yang kuat untuk aplikasi AI, HPC, dan pemrosesan data cloud, serta kebutuhan untuk menjaga tingkat persediaan menjelang liburan Tahun Baru Imlek, yang dimulai pada hari Sabtu di Taiwan.

Huang Wei-jie (黃偉傑), wakil kepala Departemen Statistik MOEA melaporkan lebih lanjut, produksi di industri komponen elektronik naik 19,52 persen year-on-year pada tahun 2024, terdorong pemasok semikonduktor yang produksinya melonjak 25,12 persen ke rekor tertinggi 109,98.

Sementara itu, menurut Huang, terdorong peningkatan output server, peralatan pengujian semikonduktor dan komponen, produksi di industri komputer dan optoelektronik melonjak 27,61 persen menjadi 138,38, rekor tertinggi pada tahun 2024.

Huang mengatakan kedua industri tersebut menyumbang 90 persen dari pertumbuhan 11,93 persen yang tercatat dalam sub-indeks manufaktur pada tahun 2024 dari tahun sebelumnya, menambahkan bahwa di antara sektor ekonomi lama, hanya industri permesinan yang mencatat pertumbuhan pada tahun 2024, naik 3,33 persen dari tahun 2023 karena kinerja peralatan produksi semikonduktor yang kuat.

Tapi Huang mengemukakan, kelebihan kapasitas di Tiongkok menyebabkan produksi yang lemah di sektor ekonomi lama, sementara industri otomotif dan suku cadang mobil menghadapi penurunan pesanan ekspor dan penyesuaian inventaris di Barat.

Huang mengatakan, “Karena kelebihan kapasitas di Daratan Tiongkok, yang telah menyebar ke seluruh dunia, menyebabkan ketidakseimbangan pasokan dan permintaan global. Hal ini telah menekan pesanan permintaan luar negeri kita, jadi pada tahun 2023, industri manufaktur tradisional diperkirakan perlahan pulih tahun lalu, tetapi kecepatan pemulihannya lebih lambat dari yang diharapkan karena seluruh kapasitas produksi di Daratan Tiongkok meluas ke seluruh dunia.”

Ke depannya, Huang mengatakan, kinerja sektor manufaktur akan bergantung pada apakah pemulihan ekonomi Tiongkok dapat mengurangi kelebihan kapasitas dan bagaimana kebijakan Presiden AS Donald Trump memengaruhi rantai pasokan global.

Komentar

Terbarumore