History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Menlu Lin: Berharap Dorong Kerja Sama Ekonomi dan Dagang Komprehensif Taiwan-Thailand

  • 10 January, 2025
  • 陳柏萇
Menlu Lin: Berharap Dorong Kerja Sama Ekonomi dan Dagang Komprehensif Taiwan-Thailand
Menlu Lin: Berharap Dorong Kerja Sama Ekonomi dan Dagang Komprehensif Taiwan-Thailand

(Taiwan, ROC) – Menteri Luar Negeri Taiwan, Lin Chia-lung (林佳龍) saat menghadiri forum pada Kamis (9/1), menyatakan bahwa baru-baru ini NVIDIA mengumumkan rencana untuk membangun kawasan Kecerdasan Buatan (AI) berdaulat di Thailand, yang akan memanfaatkan pengalaman Taiwan dalam pembuatan semikonduktor dan server AI. Hal ini menunjukkan hubungan erat antara industri teknologi Taiwan dan Thailand. Dirinya berharap Taiwan dan Thailand dapat membangun kerangka kerja sama ekonomi dan perdagangan yang komprehensif, seperti “Perjanjian Kerja Sama Ekonomi” atau “Perjanjian Kemitraan Ekonomi” guna menciptakan masa depan yang makmur bersama.

Dewan Pengembangan Perdagangan Eksternal Taiwan (TAITRA) dan Kantor Perdagangan dan Ekonomi Thailand pada Kamis (9/1) menggelar forum bertajuk “Tatanan Baru Persaingan Internasional: Forum Kolaborasi Saling Menguntungkan Taiwan-Thailand”. Acara tersebut dihadiri oleh Menlu Lin Chia-lung (林佳龍), Sekretaris Jenderal TAITRA Simon (王熙蒙), Perwakilan Kantor Dagang dan Ekonomi Thailand Narong Boonsatheanwong, serta berbagai tokoh dari Thailand.

Menlu Lin dalam jejaring Facebook menyampaikan bahwa saat memberikan pidato di forum, dirinya menyebut Taiwan dan Thailand sebagai pasangan yang serasi secara alami. Tidak hanya karena nama dalam bahasa Inggris keduanya diawali huruf T, tetapi juga karena keduanya memiliki kata AI di dalamnya. “Kami adalah Double T dan juga Double AI” ujar Menlu Lin.

Baru-baru ini, NVIDIA mengumumkan rencana untuk membangun kawasan AI berdaulat di Thailand, yang akan menggunakan chip semikonduktor dan server AI yang diproduksi oleh perusahaan Taiwan. Hal ini menunjukkan hubungan erat antara Taiwan dan Thailand di bidang industri teknologi.

Menlu Lin Chia-lung (林佳龍) menyebutkan bahwa industri Papan Sirkuit Cetak (PCB) Taiwan dalam beberapa tahun terakhir telah meningkatkan investasinya di Thailand. Selain itu, solusi kota pintar Taiwan juga telah berhasil diekspor ke Thailand, membantu meningkatkan efisiensi layanan publik serta mendorong transformasi digital dan transisi menuju nol emisi karbon. Proyek kota pintar Taipei yang didirikan oleh AMATA telah menunjukkan hasil yang nyata dan akan menjadi proyek model. Hal ini memberikan peluang bagi teknologi manufaktur pintar dan layanan unggulan Taiwan untuk dipromosikan ke lebih banyak negara, serta sejalan dengan visi Presiden Lai Ching-te (賴清德) tentang “Negara dengan Matahari Ekonomi yang Tidak Pernah Terbenam”.

Menlu Lin Chia-lung (林佳龍) menegaskan bahwa Taiwan dan Thailand tahun lalu memperbarui “Perjanjian Promosi dan Perlindungan Investasi”, serta saling memberikan fasilitas bebas visa. Ini diperkirakan akan meningkatkan frekuensi kerja sama di bidang perdagangan dan investasi. Oleh karena itu, kedua belah pihak perlu memperkuat langkah-langkah perlindungan, termasuk kebebasan transfer dana, mekanisme penyelesaian sengketa investasi, serta standar lingkungan dana tenaga kerja. Selain itu, kerja sama di bidang ekonomi digital, layanan pintar dan keamanan siber juga harus diintegrasikan.

Menlu Lin mengemukakan, Taiwan dan Thailand seharusnya membangun kerangka kerja sama ekonomi dan perdagangan yang komprehensif berdasarkan kerja saman yang telah ada, seperti Perjanjian Kerja Sama Ekonomi (ECA) atau Perjanjian Kemitraan Ekonomi (EPA), untuk membawa hubungan kerja sama ke tahap berikutnya.

Komentar

Terbarumore