(Taiwan, ROC) -- Kecurigaan terkait mantan Menteri Tenaga Kerja Hsu Ming-chun (許銘春) menggunakan dana jaminan ketenagakerjaan untuk menyelenggarakan konser memicu kritik. Berbagai media mulai melaporkan bahwa dana tersebut disalahgunakan dan berubah menjadi sumber dana ilegal bagi Kementerian Tenaga Kerja. Menanggapi hal ini, Menteri Tenaga Kerja yang baru, Hung Sun-han pada 4 Desember di Komite Kesejahteraan Sosial dan Lingkungan Hidup Yuan Legislatif mengungkapkan bahwa sejak ia menjabat, ia telah menginstruksikan staf untuk memeriksa kelayakan penggunaan dana jaminan ketenagakerjaan, dan memang ditemukan beberapa proyek yang tidak sesuai, seperti renovasi ruang rapat Departemen Pengembangan Tenaga Kerja yang menghabiskan NT$22,5 juta. Hung menyatakan bahwa ia telah mengunjungi ruang rapat tersebut dan mengatakan, "sejujurnya, saya tidak bisa menerima ini."
Hung Sun-han juga menyatakan bahwa ia telah meminta staf untuk mengidentifikasi masalah mana yang bersifat individu dan mana yang merupakan masalah sistemik, serta memperkuat mekanisme pengawasan. Saat ini, ia juga mengundang ahli eksternal untuk memberikan saran. Ia menekankan bahwa ia akan menghadapi masalah ini dan tidak akan menghindarinya.
Anggota Legislatif dari Partai Kuomintang (KMT), Wang Yu-Min (王育敏) menyatakan bahwa pada tahun 2022, Hsu Ming-Chun mengadakan konser musik yang diklaim menghabiskan NT$3,687,000. Namun, anggaran untuk proyek ini sama sekali tidak mencantumkan item terkait konser, hanya mencantumkan produksi video dan masker kustom, yang memicu dugaan bahwa anggaran tersebut disalahgunakan. Hung Sun-han menanggapi, menyampaikan kasus ini sedang diselidiki oleh pihak berwenang, dan Kementerian Tenaga Kerja akan sepenuhnya mendukung proses penyelidikan.
Kemudian, atas permintaan Wang Yu-min, Hung Sun-han berjanji untuk mengajukan mekanisme pengawasan untuk penggunaan dana jaminan ketenagakerjaan dalam waktu satu bulan.