(Taiwan, ROC) - Biro Perdagangan Luar Negeri (BOFT) Kementerian Perekonomian (MOEA) melaporkan pada hari Senin, kerja sama dengan Dewan Pengembangan Perdagangan Eksternal Taiwan (TAITRA) dalam upaya membantu usaha kecil dan menengah (UKM) dalam negeri untuk mempromosikan transformasi lingkungan, sosial dan tata kelola (ESG) dalam mengurangi emisi karbon telah memasuki tahun kedua, di mana total 5,795 perusahaan telah dibimbing untuk bergerak menuju digitalisasi dan karbonisasi rendah dengan peluang bisnis diperkirakan mencapai US$50 juta.
Menurut BOFT, efek pengurangan karbon dari industri jasa pertemuan, insentif, konvensi dan pameran (MICE) telah menembus 100 metrik ton pada tahun ini, sementara industri terkait memperoleh total 50 sertifikasi ISO (International Organization for Standardization) terkait energi dan pengurangan karbon, yang merupakan salah satu dari yang terbanyak di Asia.
Mulai tahun 2023, BOFT akan mempercayakan TAITRA untuk membina UKM bergerak menuju transformasi digital dan karbon rendah berkelanjutan melalui program dan solusi seperti "pengembangan pelanggan luar negeri melalui pembangunan kemampuan digital", "peningkatan kemampuan desain kemasan karbon rendah untuk produk ekspor", "pelatihan operator pameran untuk mengurangi emisi karbon", dan "pemberian bantuan pada operator makanan olahan untuk mempromosikan pemasaran global", dan "penggunaan pemasaran teknologi cerdas".
BOFT menerangkan, program-program pembinaan ini dijadwalkan berlangsung selama tiga tahun, dan tahun ini saja sudah ada 5.795 perusahaan yang bergabung, di mana peluang usaha diharapkan mencapai US$50 juta, skalanya tumbuh 40%, lebih tinggi dibandingkan tahun 2023.
Di antaranya, dalam hal peningkatan kemampuan digital, BOFT memberikan bimbingan mendalam kepada 60 perusahaan, memproduksi 120 video pemasaran berbahasa Inggris, dan memfasilitasi 180 sesi matchmaking online; dalam hal pendampingan perusahaan makanan olahan, 778 perusahaan telah merasakan manfaatnya, dengan peluang bisnis sebesar US$44,84 juta, meningkat 3,5 kali lipat dibandingkan tahun lalu, yang meraih kepuasan tinggi dari pihak pengusaha.
Perlu dicatat bahwa industri konvensi dan pameran juga telah mencapai hasil yang baik dalam pengurangan karbon tahun ini. BOFT menunjukkan bahwa 35 operator industri konvensi dan pameran yang dibimbing tahun ini diharapkan dapat mengurangi total 103 ton emisi karbon dengan rasio pengurangan sebesar 83%, setara dengan emisi karbon mobil sedan dengan empat tempat duduk yang berkeliling Taiwan sebanyak 238 kali.
Selain itu, perusahaan-perusahaan ini juga telah memperoleh sekitar 50 sertifikasi ISO (Organisasi Internasional untuk Standardisasi) terkait energi dan pengurangan karbon, mencatat prestasi yang terbaik di Asia.
Direktur BOFT Chiang Wen-juo (江文若) mengatakan, "Kami juga telah melakukan banyak hal untuk mengurangi emisi karbon di industri pameran. Sekarang total ada 50-an proyek telah menerima sertifikasi internasional terkait ISO dan perlindungan lingkungan. Saya rasa kami dapat dengan bangga mengatakan bahwa kami seharusnya adalah yang terbaik di Asia."
Terkait pengurangan karbon dalam desain kemasan untuk produk ekspor, BOFT menyatakan tahun ini akan memberikan panduan kepada 120 perusahaan untuk memperbaiki kemasan produk, antara lain dari industri makanan dan minuman, produk industri, produk rumah tangga, kosmetik medis, alat tulis budaya dan kreatif serta hadiah, dan industri lainnya.