(Taiwan, ROC) -- Lembaga Penelitian Ekonomi Chung-Hua (CIER) pada hari ini (25/10) memprediksi bahwa pertumbuhan perekonomian Taiwan untuk tahun 2024 diperkirakan di sekitar angka 3,96% , naik sebanyak 0,15% dari prediksi sebelumnya, yakni sebesar 3,81%. Untuk tahun 2025, CIER memperkirakan bahwa dengan tren ekonomi global yang stabil dan risiko geopolitik yang masih ada, pertumbuhan ekonomi diperkirakan di sekitar 3,03%. Meskipun ada penurunan jika dibandingkan pada tahun 2024, tetapi angka ini masih di atas 3%.
CIER menunjukkan, dengan didorong oleh dua mesin pertumbuhan, yakni permintaan domestic dan perdagangan luar negeri, pola pertumbuhan ekonomi tahun ini menunjukkan kehangatan baik dari dalam maupun luar. Pihaknya memprediksi jika pertumbuhan ekonomi Taiwan untuk tahun 2024 akan berada di sekitar 3,96%, meningkat sebanyak 0,15% dari prediksi sebelumnya pada bulan Juli, yakni sebesar 3,81%.
Direktur CIER, Lian Xian-ming (連賢明) menyatakan bahwa meskipun pertumbuhan tahun ini tidak mencapai 4%, tetapi kinerja ekonomi sudah cukup baik. Hal ini terutama dipicu oleh perkembangan industri Kecerdasan Buatan (AI) yang mendorong peningkatan ekspor dan investasi di Taiwan, serta mendorong pertumbuhan permintaan domestik.
Terkait tren inflasi, CIER menyatakan bahwa penyesuaian tarif listrik dan bencana alam telah menyebabkan kenaikan harga sayur dan buah di dalam negeri. Pihaknya memperkirakan laju pertumbuhan tahunan Indeks Harga Konsumen (CPI) pada tahun 2024 akan berada di sekitar 2,17%, melebihi angka 2% selama tiga tahun berturut-turut, tetapi mengalami penurunan sebesar 0,32% jika dibandingkan dengan angka 2,49% pada tahun 2023. Proyeksi laju pertumbuhan CPI untuk tahun 2025, diperkirakan di sekitar 1,96%, sedikit di bawah 2%.
Mengenai apakah hasil pemilihan presiden Amerika Serikat akan berdampak pada perekonomian Taiwan, Lian Xian-ming (連賢明) menyatakan bahwa pemilihan presiden AS pasti akan memengaruhi seluruh dunia dan akan berdampak pada ekonomi Taiwan, termasuk kebijakan suku bunga dan kebijakan industri. Namun, dirinya memercayai jika industri semikonduktor Taiwan, terutama di sektor AI akan terus memiliki momentum, sehingga dampaknya tidak akan terlalu besar.