History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Harga Emas Menembus US$3.000? Bank Asing: Indeks Dolar AS Harus Turun ke 90

  • 25 October, 2024
  • 陳柏萇
Harga Emas Menembus US$3.000? Bank Asing: Indeks Dolar AS Harus Turun ke 90
Harga Emas Menembus US$3.000? Bank Asing: Indeks Dolar AS Harus Turun ke 90

(Taiwan, ROC) --- Amerika Serikat mendesak negara-negara G7 untuk menjatuhkan sanksi pada ekspor paladium dan titanium Rusia, yang kemudian mengakibatkan  harga paladium meroket ke level tertinggi dalam hampir satu tahun.

Hal ini serta mendorong harga emas ke spot tertinggi pada penjualan tanggal 24 Oktober 2024 kemarin. Dalam laporan terbarunya minggu ini, bank investasi Citigroup berpendapat bahwa pasar tenaga kerja AS akan semakin memburuk.

Dipadukan dengan penurunan suku bunga Federal Reserve, harga emas diperkirakan akan mencapai US$3.000 per ons dalam 6 hingga 12 bulan ke depan. Namun, Bank DBS percaya, berdasarkan analisis model sensitivitas, indeks dolar AS harus turun ke kisaran 90, agar harga emas menembus US$3.000.

Saat ini, DBS memperkirakan indeks dolar AS akan mencapai 95 tahun depan, dengan target harga emas sekitar US$2.835.

Harga emas internasional terus mencapai titik tertinggi baru tahun ini. Kepala Strategi Investasi di Standard Chartered Bank, Liu Chia-hao (劉家豪), menganalisis tiga alasan utama di balik kenaikan tersebut.

Pertama, pasar memperkirakan US$ akan melemah karena penurunan suku bunga Federal Reserve, yang akan mendukung emas.

Kedua, siklus pelonggaran moneter global, terutama di Amerika Serikat, telah menurunkan biaya peluang memegang emas, yang juga mendukung harga emas.

Ketiga, bank sentral negara-negara berkembang telah mengurangi aset dolar AS dalam cadangan devisa mereka dan meningkatkan alokasi emas, yang telah menjadi sumber permintaan emas baru selama lebih dari dua tahun terakhir.

Saat ini, perkiraan terbaru Standard Chartered Bank adalah bahwa target harga emas untuk 12 bulan ke depan telah dinaikkan menjadi US$2.800 per ons, dan bank mempertahankan pandangan bullish.

Liu Chia-hao mengatakan, "Inilah mengapa emas telah menjadi menarik bagi investor ritel dan bank sentral negara-negara besar yang mengalokasikan cadangan devisa mereka. Tentu saja, permintaannya relatif lebih tinggi daripada di masa lalu. Adapun pasokan, pasokan emas sebenarnya sangat stabil. Pasokan yang stabil dan permintaan yang meningkat mendorong harga emas. Kami percaya bahwa selain target jangka panjang kami sebesar US$2.800, mungkin ada peluang untuk kenaikan lebih lanjut. Kami tidak mengesampingkan kemungkinan harga menembus level tersebut."

Seiring dengan terus meningkatnya harga emas internasional, harga emas domestik di Taiwan juga telah mencapai NT$10.000 per qian (錢) pada bulan Agustus. Bahkan pada penjualan tanggal 24 Oktober 2024, harga emas di Taiwan kembali mencetak rekor, yakni mendekati angka NT$11.000.

Komentar

Terbarumore