History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Lin Hsin-i Ditunjuk Sebagai Perwakilan di APEC, Pakar: Memiliki Pengalaman Luas

  • 24 October, 2024
  • 鄭蕙玲
Lin Hsin-i Ditunjuk Sebagai Perwakilan di APEC, Pakar: Memiliki Pengalaman Luas
Presiden Lai menunjuk Lin Hsin-i sosok baru menjadi perwakilan Taiwan di APEC untuk pertemuan tahun ini (foto: CNA)

(Taiwan, ROC) --- Istana Kepresidenan mengumumkan bahwa salah satu penasihat kebijakan Presiden Lai Ching-te (賴清德), Lin Hsin-i (林信義), akan mewakili Taiwan untuk mengikuti pertemuan APEC.

Pada Selasa (22/10), para cendekiawan menganalisis bahwa situasi internasional dewasa ini sangat berbeda dari 20 tahun silam. Selain itu, Lin Hsin-i juga pernah berpartisipasi dalam pertemuan APEC sebanyak tiga kali di masa lalu, serta memiliki pengalaman yang sangat kaya.

Partisipasi kali ini juga akan memberikan kesempatan untuk membahas isu-isu penting dunia dengan berbagai negara, misal emisi nol bersih, kebijakan energi baru, resiliensi ekonomi, dan AI. Melalui kesempatan kali ini, para tokoh dunia juga berpeluang untuk saling bertukar pandangan perihal hasil pemilihan presiden AS pada bulan November dan lanskap politik baru.

Di tengah perhatian dunia akan jalinan kerja sama semikonduktor mereka dengan Taiwan, serta mengingat karena Lin Hsin-i bukan berasal dari dunia semikonduktor, maka ia akan membutuhkan bantuan dari timnya untuk membuat lebih banyak persiapan sebelum pertemuan berlangsung.

Tema APEC tahun ini akan berfokus pada "Pemberdayaan, Inklusivitas, Pertumbuhan" dan menetapkan tiga bidang prioritas kebijakan, termasuk "Mempromosikan Pertumbuhan Inklusif dan Saling Terhubung Melalui Perdagangan dan Investasi", "Mendorong Transformasi Ekonomi Formal dan Global Melalui Inovasi dan Digitalisasi", dan "Mempromosikan Pertumbuhan Berkelanjutan untuk Masa Depan yang Tangguh".

Sosok Penasihat Kebijakan Presiden dan Ketua Taiwan Sugar Investment Management Consulting, Lin Hsin-i, didampuk untuk menjadi perwakilan Taiwan menghadiri pertemuan APEC.

Pertemuan APEC sendiri akan digelar di Lima, Peru selama dua hari berturut-turut mulai tanggal 15 November 2024.

Sebelumnya Lin Hsin-i pernah menjabat posisi penting, misal Wakil Ketua China Motor Corporation, serta berturut-turut memegang peran kunci, misal Menteri Urusan Ekonomi, Wakil Perdana Menteri yang juga merangkap Ketua Dewan Perencanaan dan Pembangunan Ekonomi, dan Ketua Lembaga Penelitian Teknologi Industri, membuat dirinya terbiasa dengan perumusan dan implementasi kebijakan ekonomi dan perdagangan nasional.

Lin Hsin-i juga telah berpartisipasi dalam APEC sebanyak tiga kali, termasuk pertemuan APEC pada tahun 2005.

Pada hari Selasa (22/10), Direktur Pusat Studi ASEAN, Chung-Hua Institution for Economic Research, Hsu Tsun-tsu (徐遵慈), menyampaikan, tidak seperti pemerintahan Tsai Ing-wen (蔡英文) sebelumnya, yang sering menunjuk pendiri TSMC Morris Chang (張忠謀) sebagai perwakilan Taiwan di APEC, untuk pertemuan tahun ini, Presiden Lai menunjuk sosok baru.

Mengingat pengalaman Lin Hsin-i di masa lalu, Hsu Tsun-tsu yakin ia akan mampu mengatasi seluruh hambatan yang ada.

Hsu Tsun-tsu mengatakan, "Dibandingkan dengan tahun 2000, ketika pemerintahan Chen Shui-bian, situasinya sangat berbeda. Saat itu, lingkungan politik dan ekonomi internasional tidak serumit sekarang, dan konfrontasi antara negara-negara besar tidak seketat sekarang. Oleh karena itu, dalam pertemuan APEC, bahkan pertemuan para pemimpin, akan melibatkan hubungan antara satu sama lain, yang perlu ditangani dengan sangat cerdik. Lin Hsin-i tentu saja memiliki pengalaman yang relevan dalam hal ini."

Hsu Tsun-tsu menyampaikan bahwa fokus pembangunan dunia dalam beberapa tahun terakhir, termasuk emisi nol bersih, kebijakan energi baru, ketahanan ekonomi, gelombang teknologi AI, adalah kebijakan utama pemerintahan Lai Ching-te. Taiwan juga memainkan peran penting di panggung dunia.

Selama perhelatan APEC, Lin Hsin-I diharapkan untuk membahas isu-isu di atas, ketika berinteraksi dengan para pemimpin lainnya. Selain itu, APEC akan diadakan tidak lama setelah pemilihan presiden AS. Melalui pertemuan kali ini, Lin Hsin-i diharapkan dapat memahami pandangan para pemimpin ekonomi tentang situasi politik baru di AS.

Namun, Hsu Tsun-tsu juga menyebutkan bahwa dunia terus memperhatikan perkembangan industri semikonduktor Taiwan. Dalam APEC tahun ini, semua negara pasti akan membahas kerja sama semikonduktor mereka dengan Taiwan.

Mengingat bahwa Lin Hsin-i bukan berasal dari industri semikonduktor, maka stafnya perlu untuk membantunya membuat persiapan yang relevan sebelum pertemuan dihelat.

Komentar

Terbarumore