(Taiwan, ROC) – Mengenai definisi “pekerja berupah rendah”, Menteri Tenaga Kerja Taiwan Ho Pei-shan (何佩珊) pada hari ini (17/10) menyatakan bahwa menurut definisi dari Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD), pekerja berupah rendah adalah pekerja dengan gaji di bawah dua pertiga dari median gaji. Di Taiwan, hal ini berarti mereka yang berpenghasilan di bawah NT$31.000.
Komite Pengembangan Ekonomi Yuan Legislatif pada Kamis (17/10) menggelar rapat kedua, karena kesimpulan pada rapat pertama menyebutkan bahwa untuk memperbaiki kondisi upah rendah di Taiwan, para penasihat berpendapat bahwa definisi pekerja berupah rendah harus terlebih dahulu ditetapkan sebelum kebijakan dapat dirumuskan untuk merespons dan mendukung mereka.
Menaker Ho saat menjawab pertanyaan dari legislator Partai Progresif Demokrat (DPP) Lin Shu-fen (林淑芬) saat sidang interpelasi Komite Kesejahteraan Sosial dan Kesehatan Lingkungan yang digelar pada hari ini (17/10), menyatakan bahwa menurut definisi dari OECD pekerja berupah rendah adalah pekerja yang gajinya di bawah dua pertiga dari median gaji. Di Taiwan, hal ini berarti gaji di bawah 31.000 dolar Taiwan.
Namun, Menaker Ho kemudian menunjukkan bahwa untuk posisi terkait yang dikeluarkan oleh Badan Pengembangan Tenaga Kerja, gaji awal adalah NT$ 29.261, dan maksimum mencapai NT$32.000, pada dasarnya pemerintahlah yang memimpin dalam memberikan upah rendah. Ho Pei-shan (何佩珊) kemudian menjawab, seluruh pekerjaan tersebut tahun depan akan dinaikkan menjadi NT$32.000, dan anggaran terkait pun telah disusun, serta berharap dukungan dari para anggota komite.