History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Kesenjangan Kaya – Miskin di Hongkong Meningkat 100% dalam 5 Tahun

  • 05 October, 2024
  • 許秀玉
Kesenjangan Kaya – Miskin di Hongkong Meningkat 100% dalam 5 Tahun
Kesenjangan Kaya – Miskin di Hongkong Meningkat 100% dalam 5 Tahun / foto: Pixabay

(Taiwan, ROC) -- Berdasarkan sebuah laporan yang dikeluarkan oleh “Oxfam” yaitu organisasi nirlaba dari Inggris yang berfokus pada pembangunan penanggulangan bencana dan advokasi memperlihatkan, pendapatan rumah tangga penduduk terkaya di Hongkong sudah mencapai 80 kali lipat lebih dari pendapatan keluarga termiskin, angka ini lebih besar satu kali lipat lebih dibandingkan 5 tahun lalu, bersamaan dengan itu pemerintah Hongkong juga tengah berupaya keras untuk mengatasi masalah penuaan populasi penduduknya.

Hongkong yang selalu menempati tingkat atas dari daftar kota termahal dunia telah lama berupaya dalam mengendalikan kesenjangan sosial antara kaya dan miskin.

Setelah Pemimpin Tiongkok Xi Jin-ping menginstruksikan Hongkong untuk menyelesaikan masalah mata pencaharian masyarakat, mendorong mobilitas sosial ekonomi, para pejabat Hongkong berjanji untuk melaksanakan “pengentasan kemiskinan yang ditargetkan”.

Namum Oxfam cabang Hongkong mengemukakan, jumlah lansia yang miskin di Hongkong terus meningkat, kesenjangan antara kaya dan miskin usai masa pandemi juga terus melebar.

Untuk kwartal pertama tahun ini, pendapatan bulanan 10% dari rumah tangga termiskin di Hongkong hanya berkisar HK$1.600 (sekitar Rp.3,1 juta), sedangkan pendapatan bulanan dari 10% rumah tanggaa terkaya angkanya adalah 81,9 kali lipat darinya.

Sebelumnya, laporan tahun 2019 menunjukkan, pendapatan bulanan dari 10% rumah tangga terkaya di Hongkong adalah 34,3 kali lipat dari pendapatan bulanan 10% dari rumah tangga termiskin.

Penduduk berusia 65 tahun atau lebih yang miskin juga memperlihatkan angka yang “mengejutkan” selama 5 tahun terakhir. Sekitar 580 ribu penduduk dari 7,5 juta populasi penduduk Hongkong yang saat ini dikategorikan dalam lansia miskin, bertambah 42,9% dibandingkan dengan tahun 2019.

Oxfam menambahkan, dari data hingga kwartal pertama 2024, memperlihatkan lebihdari 1,39 juta penduduk Hongkong hidup dalam kemiskinan.

Presiden Oxfam cabang Hongkong, Zeng Jia-hui (曾迦慧) dalam press konferensi menyampaikan, “Angka-angka ini menunjukkan, penuaan populasi penduduk membuat masalah kesenjangan sosial antara kaya dan miskin semakin parah.”

 “Jumlah populasi miskin dan tingkat kemiskinan di Hongkong meningkat, kami merasa ini adalah sebuah peringata untuk masyarakat.”

Komentar

Terbarumore