(Taiwan, ROC) – Terdapat berita bahwa pelaku industri properti mengklaim penerapan pajak karbon mungkin akan meningkatkan harga rumah sebesar 5% hingga 10%. Menanggapi hal ini, Kementerian Lingkungan Hidup (MOENV) Taiwan pada 28 Agustus menegaskan bahwa berdasarkan perhitungan dan evaluasi bersama Kementerian Dalam Negeri (MOI) Taiwan, dampak pajak karbon terhadap harga rumah kurang dari 1%, sehingga pelaku bisnis diimbau agar tidak menaikkan harga rumah secara spekulatif. Jika masyarakat mengetahui adanya upaya spekulatif yang kentara, mereka dapat melaporkannya melalui Hotline Pengurangan Karbon atau mengirimkan e-mail ke MOENV, dan kementerian akan meneruskan laporan tersebut ke pihak berwenang untuk ditindaklanjuti.
MOENV mengungkapkan bahwa saat ini penerapan pajak karbon tidak mencakup industri konstruksi dan properti. Dari struktur harga rumah, pajak karbon kemungkinan hanya mempengaruhi biaya konstruksi, yang menyumbang sekitar 15% hingga 35% dari harga rumah. Bahan baku konstruksi utama yang terkena dampak pajak karbon, termasuk produk baja, struktur logam, komponen bangunan, semen, dan produk-produk terkait, yang seluruhnya menyumbang sekitar 31% dari biaya konstruksi. Setelah menghitung emisi karbon dari produk baja dan semen, evaluasi menunjukkan bahwa dampak pajak karbon terhadap harga rumah kurang dari 1%. Hasil perhitungan ini sangat mendekati evaluasi dari MOI.
MOENV menjelaskan bahwa dalam rapat penentuan tarif pajak karbon, pihaknya juga mempertimbangkan penerapan penetapan harga karbon internasional, daya saing industri nasional, dan dampak lainnya. Meskipun tarifnya masih dalam proses peninjauan, simulasi yang dilakukan pada 5 Juli menunjukkan bahwa dalam skenario tarif antara NT$100 hingga NT$1.000 per ton, dampaknya terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) adalah 0,02-0,18%, dan dampaknya terhadap Indeks Harga Konsumen (CPI) adalah 0,01-0,12%. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan pajak karbon memiliki dampak yang tidak signifikan terhadap ekonomi dan harga barang secara keseluruhan.
MOENV menekankan bahwa pelaku industri properti domestik tidak seharusnya menaikkan harga rumah secara spekulatif tanpa adanya bukti ilmiah yang mendukung. Bila masyarakat menemukan upaya spekulatif yang kentara, maka dapat melaporkannya melalui Hotline Pengurangan Karbon (02) 2322-2050 atau email netzero@moenv.gov.tw kepada MOENV, dan kementerian akan meneruskan laporan tersebut ke pihak berwenang untuk ditindaklanjuti.