History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Taiwan Jadi Magnet Investasi Global: Pusat R&D Internasional Menggairahkan Ekosistem AI dan Perangkat Lunak

  • 31 August, 2024
  • 許秀玉
Taiwan Jadi Magnet Investasi Global: Pusat R&D Internasional Menggairahkan Ekosistem AI dan Perangkat Lunak
Taiwan Jadi Magnet Investasi Global: Pusat R&D Internasional Menggairahkan Ekosistem AI dan Perangkat Lunak / foto: Googlemap

(Taiwan, ROC) -- Dalam beberapa tahun terakhir, perusahaan internasional seperti Qualcomm, Nvidia, AMD, dan lainnya telah mendirikan pusat penelitian dan pengembangan (R&D) atau pusat inovasi di Taiwan. Yang paling menarik perhatian adalah AMD, yang baru-baru ini mendirikan pusat R&D di Tainan dan Kaohsiung. Pada 29 Agustus, pakar menyatakan bahwa Taiwan telah berhasil menarik investasi dari perusahaan-perusahaan besar ini berkat kekuatannya dalam rantai pasokan semikonduktor dan server.

Perusahaan-perusahaan tersebut diharapkan dapat membawa talenta ahli dari negara asal mereka di bidang perangkat keras dan perangkat lunak, serta infrastruktur cloud ke Taiwan. Bahkan, hal ini bisa digunakan sebagai leverage untuk menarik perusahaan perangkat lunak global terkemuka untuk berinvestasi di Taiwan, guna meningkatkan kemampuan perangkat lunak Taiwan dan memperkuat ekosistem AI Taiwan. Di masa depan, ketika AI diintegrasikan ke berbagai sektor industri, pusat-pusat R&D di Taiwan ini juga diharapkan dapat berperan serta.

Melalui "Program Pengembangan Ekosistem Industri Teknologi Cerdas di Taiwan Selatan", Dewan Sains dan Teknologi Nasional (NSTC) berencana menginvestasikan NT$36 miliar dari tahun 2025 hingga 2029, dengan harapan menjadikan Taiwan sebagai pulau kecerdasan buatan (AI). Perangkat lunak, cloud, dan aplikasi merupakan elemen yang tak terpisahkan dari perkembangan AI. Saat ini, banyak perusahaan perangkat lunak dan chip besar yang berinvestasi di Taiwan, termasuk Qualcomm yang pada tahun 2022 membuka "Qualcomm Innovation Center" di Kaohsiung. Selain itu, Nvidia mendirikan pusat R&D pertamanya di Neihu, Taipei, dan sedang mempertimbangkan untuk mendirikan pusat R&D kedua. AMD juga baru-baru ini mengonfirmasi bahwa mereka akan mendirikan pusat R&D di Tainan dan Kaohsiung.

Direktur Institut Penelitian Teknologi Industri (ITRI) Taiwan, Ray Yang(楊瑞臨) pada 29 Agustus mengatakan bahwa Taiwan sudah memiliki kemampuan manufaktur perangkat keras yang kuat dan memiliki ekosistem rantai pasokan yang lengkap, mulai dari semikonduktor hulu hingga server hilir. Hal ini membuat banyak perusahaan besar internasional untuk berinvestasi di Taiwan. Peluang ini harus dimanfaatkan untuk meningkatkan kemampuan perangkat lunak Taiwan, membina lebih banyak talenta di bidang perangkat lunak, dan melangkah menuju tujuan menjadi pulau AI.

Ray Yang mengungkakan bahwa perusahaan-perusahaan internasional ini telah mengumpulkan para ahli dari berbagai bidang di seluruh dunia, sehingga Taiwan harus berupaya agar perusahaan-perusahaan besar tersebut membawa para ahli ini ke pusat R&D di Taiwan. Dengan begitu, kekuatan Taiwan di bidang perangkat lunak dan cloud dapat ditingkatkan. Misalnya, AMD telah lama fokus pada bidang cloud, dan jika AMD dapat membawa talenta di bidang perangkat lunak dan cloud ke Taiwan, hal ini akan mempercepat pengembangan kemampuan Taiwan dalam mengembangkan teknologi tersebut.

Selain itu, pusat R&D di Taiwan ini juga harus mampu memperluas kerja sama antara industri dan akademisi, sehingga institusi dan pusat penelitian berkualitas di universitas-universitas terkemuka di Taiwan dapat diberdayakan secara optimal untuk mencetak lebih banyak talenta.

Komentar

Terbarumore