(Taiwan, ROC) -- Beberapa hari ini Yuan Eksekutif memberikan laporan kepada Presiden Lai Ching-te terkait situasi anggaran dana tahunan pemerintah pusat secara menyeluruh, diantaranya dana anggaran keseluruhan dari Kementerian Pertahanan mencakup dana pokok dan anggaran khusus, jumlah total mencapai NT$ 647 milyar, mencatat rekor tertinggi, untuk pertama kalinya melampaui Produk Domestik Bruto (PDB) 2,6%.
Sekjen parpol Kuomintang Luo Chih-chiang (羅智強) pada hari Jumat ini (16/8) mengatakan, pihaknya mendukung struktur dan dana anggaran untuk Kemenhan, akan tetapi jika dibandingkan dengan pemerintahan Ma Jing-jeou, anggaran dana untuk pertahanan nasional berkisar NT$ 300 milyar, akan tetapi saat ini naik drastis hingga melampaui NT$ 600 milyar, apakah kondisi Taiwan lebih aman? Ia juga beranggapan, selain meningkatkan investasi perlengkapan senjata, sebagai investasi untuk perdamaian.
Luo Chih-chiang mengatakan, “Investasi bidang persenjataan sangat diperlukan, akan tetapi saat bersamaan juga sebagai investasi perdamaian, jangan lupa, saat ini anggaran apapun akan mendapat kritikan, anggaran dana Kemenhan bertambah berkali-kali lipat, terus bertambah tanpa batasan, malah mengabaikan anggaran untuk pendidikan, kesejahteraan sosial dan keamanan publik, berkaitan dengan penambahan dana anggaran secara drastis, pemerintah semestinya melakukan tinjauan alokasi dana dengan seksama.”
Legislator partai DPP, Wu Szu-yao (吳思瑤) menyampaikan bahwa, setiap negara patut membela negara sendiri, maka harus meningkatkan pertahanan nasional yang mandiri, anggaran kemenhan tahun depan mencatat rekor tinggi, hal ini menunjukkan kepada negara kubu demokrasi bahwa Taiwan mampu membela negara sendiri, berharap mendapat dukungan dari partai oposisi. Wu Szu-yao mengatakan, “Sebenarnya dana pengeluaran pertahanan nasional Taiwan, dibandingkan dengan negara OECD (Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi), masih belum mencukupi, inilah tujuan dari pemerintah pusat yang bermaksud memperluas anggaran dana ini, di bawah kebijakan pertahanan dan perlindungan negara, berharap mendapat dukungan dari partai oposisi.”
Wu Szu-yao mengatakan, menyaksikan legislator KMT yang meragukan pemerintah, tidak semestinya anggaran kemenhan sedemikian besarnya, sedangkan ancaman pertahanan dan keamanan nasional Taiwan adalah Daratan Tiongkok, berharap partai KMT tidak melulu memberikan ancaman kepada pemerintah, sedangkan pemerintah berkewajiban menjaga keamanan masyarakat, melindungi negara, membuat anggaran dana pertahanan yang rasional, salahnya di mana? Berharap agar KMT ikut berkomitmen menghadapi ancaman dari luar agar RRT tidak lagi menekan Taiwan melalui kekuatan militer, ini baru tindakan yang benar.