(Taiwan, ROC) – Menteri Ekonomi Taiwan J.W. Kuo (郭智輝) baru-baru ini menyampaikan bahwa jika Yuan Legislatif setuju dengan alokasi anggaran subsidi sebesar NT$100 miliar kepada Taipower, kemungkinan kenaikan harga listrik pada bulan Oktober rendah. Perdana Menteri Cho Jung-tai (卓榮泰) menegaskan pada 13 Agustus, bahwa untuk membuat operasional Taipower lebih sehat tidak ada hubungannya dengan penyesuaian tarif listrik. Ia secara pribadi yakin, bahwa harga listrik telah dinaikkan 1 kali pada bulan April telah dipertimbangkan untuk meminimalkan dampak bagi masyarakat. Jika tidak ada kebutuhan khusus, diyakini dalam rapat peninjauan harga listrik juga akan mempertimbangkan stabilisasi penghidupan di masyarakat, sehingga masyarakat tidak perlu terlalu cemas, tapi keputusan akhir tetap ada pada panitia pengkajian harga listrik.
Pertemuan peninjauan harga listrik pada paruh kedua tahun ini diperkirakan akan diadakan pada bulan September. Masyarakat khawatir harga listrik akan naik untuk kedua kalinya. Menteri Ekonomi J.W Kuo menegaskan kembali harapannya agar harga konsumsi listrik tidak disesuaikan kembali, sementara konsumsi listrik industri diharapkan dapat sedikit meningkat. Selain mempertimbangkan daya saing perusahaan, di mana keputusan akhir tetap akan diambil oleh panitia peninjau harga listrik. Ia juga menyampaikan, jika Yuan Legislatif setuju dengan alokasi anggaran subsidi sebesar NT$100 miliar kepada Taipower, kemungkinan kenaikan harga listrik pada bulan Oktober rendah.
Perdana Menteri Cho Jung-tai mengunjungi Pusat Layanan Pendidikan Persama Taipower pada 13 Agustus dan saat menerima wawancara ia mengutarakan, bahwa Yuan Eksekutif telah mengusulkan kepada Yuan Legislatif pada bulan Mei tahun ini, terkait dengan alokasi tambahan anggaran sebesar NT$100 milyar ke Taipower dan hal ini tidak ada hubungannya dengan penyesuaian harga listrik dan tujuannya adalah untuk membuat kegiatan operasional Taipower dan konstitusi lebih sehat.
Cho Jung-tai menegaskan kembali, bahwa harga listrik ditentukan oleh panitia pengkajian harga listrik. Namun, karena harga listrik telah dinaikkan sekali pada bulan April lalu, masyarakat tidak perlu terlalu cemas. Ia mengatakan, “saya berpikir bahwa kami telah menaikkan harga listrik sekali pada bulan April, seluruh masyarakat mengalami fluktuasi harga listrik. Dapat menghadapinya, dan kami sudah meminimalisir dampaknya terhadap masyarakat. Jika tidak ada hal khusus, atau kebutuhan yang sangat besar, saya kira panitia pengkajian harga listrik tentu akan seperti kita, menganggap stabilitas penghidupan masyarakat sebagai kebutuhan dan pertimbangan yang paling penting, sehingga saya rasa masyarakat tidak perlu terlalu cemas. Kami akan mengambil tindakan terkait, berdasarkan prinsip ini.”
Terkait dengan harga minyak, Cho Jung-tai menyampaikan, bahwa masyarakat Taiwan telah terbiasa dengan harga fluktuatif yang disesuaikan setiap minggu dan harga minyak dipengaruhi oleh berbagai situasi internasional dan berubah banyak. Ia pun mendorong semua orang untuk menghemat energi dan menggunakan transportasi umum untuk mengurangi dampak harga minyak. Pemerintah juga akan terus memperhatikan harga minyak, kebutuhan hidup masyarakat dan kebutuhan lainnya, memainkan peran penting dalam menstabilisasi harga pasar.