(Taiwan,ROC) Next Bank internet only-bank kemarin (14/8) menyampaikan, menanggapi kebijakan pemerintah terkait anti-penipuan, membangun jaringan internal tindakan anti-penipuan dengan kecerdasan buatan (AI) untuk mendeteksi rekening yang mencurigakan. Saat ini, Next Bank memberi peringatan jumlah rekening bank yang mencurigakan turun sebesar 40% pada tahun pertama dan 30% lagi pada tahun kedua, dengan harapan dapat menciptakan lingkungan keuangan yang aman.
Dalam konferensi pers kemarin Next Bank menyampaikan, berdasarkan pendataan, hingga akhir tahun lalu, jumlah bank dan koperasi kredit di Taiwan dengan jumlah rekening yang mencurigakan mencatat 118.356 rekening, meningkat 7.590 rekening dari kuartal sebelumnya.
Next Bank mengatakan, kunci untuk mengurangi jumlah rekening yang mencurigakan, melalui 3 tahap"sebelum, selama dan setelah kejadian", membangun jaringan tindakan pencegahan penipuan yang komprehensif di masa depan. Hanya dalam 2 setengah tahun sejak pembukaannya, akumulasi pemblokiran penipuan dana mencapai hampir NT$60 juta.
Next Bank mengemukakan, komplotan penipuan menggunakan beragam cara membuka rekening, setelah memahami model baru maka tindakan pencegahan akan semakin akurat.
kedua, setelah nasabah melakukan transaksi keuangan dengan Next Bank, mereka dapat membuat model AI mereka sendiri untuk mendeteksi, menggunakan perangkat belajar robotik dan analisa data base untuk memeriksa rekening yang mencurigakan.
Next Bank juga akan membangun dasbor pemantauan real-time NBI (NEXTBANK Business Intelligence), untuk mendeteksi rekening yang mencurigakan dengan cepat dan disesuaikan dengan parameter deteksi secara bergilir berdasarkan pola transaksi, yang bertujuan untuk meningkatkan efek anti-penipuan.
Jika terjadi kasus penipuan, di masa depan bank akan menyediakan layanan pelanggan 24 jam dan membangun situs penghubung. Bank akan lebih proaktif mengatur kontrol untuk melindungi aset nasabah dan memblokir dana penipuan, serta menghubungi pemilik rekening yang mencurigakan dan korban. Saat ini, bank telah berhasil membantu pengembalian dana yang terakumulasi hampir NT$ 100.000 ,-.