(Taiwan, ROC) -- Seiring dengan berkembangnya medis kedokteran, usia hidup rata-rata masyarakat Taiwan menjadi panjang, 92% warga yang memilih pengambilan dana asuransi secara anuitas bukan sekaligus, tetapi ada warga yang khawatir, apabila tidak berapa lama kemudian meninggal, bukankah berarti sia-sia. Kementerian Ketenagakerjaan mengemukakan, jika mengambil secara anuitas belum mencapai jumlah jika sekali ambil maka keluarga yang ditinggalkan bisa mendapatkan sesilih sisanya atau mengajukan melanjutkan anuitas dengan jumlah 50% dari dana anuitas sebelumnya.
Kementerian Ketenagakerjaan mengemukakan, apabila tenaga kerja yang meninggal dalam masa pengambilan anuitas dana pensiun, maka keluarga korban yang memenuhi persyaratan dapat meminta keluarga tersebut mengambil anuitas dana pensiun dengan jumlah sebesar 50% dari jumlah anuitas yang diterima sebelumnya. Namun jika jumlah anuitas yang telah dibayarkan belum melebihi jumlah dana pensiun sekali ambil, maka pihak keluarga bisa mengalihkan ke sistem satu kali ambil dengan jumlah yang dibayarkan adalah jumlah sekali ambil dikurangi dengan jumlah anuitas yang telah dibayarkan.
Sebagai contohnya, Bapak Wang yang lahir tahun 1953, pensiun di usia 60 tahun dan telah mengikuti asuransi tenaga kerja selama 32 tahun, untuk itu bisa mendapatkan 60 bulan dari rata-rata gaji yang diasuransikan yaitu NT$43.900. Apabila pengambilan sekaligus maka bisa mendapatkan dana pensiun sebesar NT1.975.500 sedangkan untuk anuitas dana pensiun sebesar NT$21.774.
Apabila Bapak Wang meninggal 7 tahun kemudian, maka keluarganya dapat meneruskan anuitas dana pensiun sebesar 50% yaitu NT$10.887 per bulan, apabila diganti dengan pengambilan sekaligus maka akan dibayar setelah dipotong dengan jumlah pembayaran anuitas yang diterima selama 7 tahun NT$1.829.016, dengan demikian keluarga Bapak Wang dapat menerima sebesar NT$146.484.