History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Langkah Cepat Startup Sulit Pertahankan Talenta, Kemenaker Sarankan Penyediaan Ruang Istirahat di Dalam Perusahaan

  • 08 August, 2024
  • 鄭蕙玲
Langkah Cepat Startup Sulit Pertahankan Talenta, Kemenaker Sarankan Penyediaan Ruang Istirahat di Dalam Perusahaan
Langkah Cepat Startup Sulit Pertahankan Talenta, Kemenaker Sarankan Penyediaan Ruang Istirahat di Dalam Perusahaan (foto: Unsplash)

(Taiwan, ROC) – Pemerintah telah meningkatkan investasi dalam industri startup, tetapi industri starup berubah dengan begitu cepat, memiliki jam kerja yang panjang, dan juga karir yang sering kali tidak stabil, sehingga sulit untuk mempertahankan talenta. Menurut sebuah penelitian yang baru-baru ini diumumkan oleh Kementerian Ketenagakerjaan (MOL) Taiwan menunjukkan bahwa pekerja startup seringkali mendapat tekanan yang besar. Pihaknya menyarankan agar perusahaan startup dapat menyesuaikan budaya internal perusahaan, menciptakan ruang istirahat di dalam perusahaan, dan membentuk lingkungan kerja yang mendukung keseimbangan kerja dan kehidupan. 

Guna memahami kondisi kualitas kehidupan kerja manajer tingkat tinggi dan para pekerja di usaha kecil dan menengah, perusahaan mikro, serta perusahaan startup, Institut Penelitian Keselamatan dan Kesehatan Kerja, MOL melakukan penelitian “Survei Kualitas Kehidupan Kerja Manajer Tingkat Tinggi dan Pekerja di Perusahaan Startup serta Analisis Perbandingan” pada tahun 2022. Setelah melakukan wawancara yang mendalam dengan 36 orang, ditemukan bahwa manajer tingkat tinggi di usaha kecil dan menengah, perusahaan mikro, dan pekerja di perusahaan startup memiliki karakteristik masing-masing dalam nilai kerja mereka.

Penelitian menemukan bahwa talenta khusus ini memiliki kualitas hidup keseluruhan yang berada di tingkat menengah ke atas, tetapi masih ada ruang untuk peningkatan dalam aspek kualitas hidup yang berorientasi pada kehidupan, jam kerja yang fleksibel, dan pengembangan karir yang berorientasi pada diri sendiri.

Perlu dicatat bahwa di kalangan pekerja startup, mereka lebih menghargai pencapaian kerja dibandingkan dengan kualitas hidup. Kualitas hidup dan kerja secara keseluruhan mereka juga lebih rendah dibandingkan dengan manajer tingkat tinggi di perusahaan mikro dan usaha kecil menengah. Hal ini menunjukkan bahwa budaya perusahaan startup menekankan kecepatan, efisiensi, dan inovasi, dengan tempo lingkungan internal yang cepat dan multitasking, yang menyebabkan tekanan besar bagi pekerja startup. 

MOL menyarankan agar perusahaan startup dapat menyesuaikan budaya internal perusahaan, menciptakan ruang istarahat di dalam perusahaan, serta membentuk lingkungan kerja yang mendukung keseimbangan kerja dan kehidupan. Selain itu, beberapa responden dari perusahaan startup juga menyebutkan bahwa bekerja dengan kerabat dan teman dapat berdampak negative pada keseimbangan kerja dan kehidupan. Mereka menyarankan pekerja startup untuk memisahkan ruang kerja dan ruang kehidupan, dengan memanfaatkan peralihan ruang, memperkuat pemisahan antara kerja dan kehidupan pribadi. Ketika berada di ruang kehidupan, mereka disarankan untuk tidak membahas pekerjaan, sehingga bisa mendapatkan istirahat yang menyeluruh di luar jam kerja.

Komentar

Terbarumore