(Taiwan, ROC) – Institut Penelitian Ekonomi Taiwan (TIER) pada hari ini (31/7) mengumumkan bahwa sinyal manufaktur di bulan Juli tetap datar. Para ahli percaya, meskipun kekuatan pemulihan dari tiap industri berbeda, tapi elektronik informasi telah menunjukkan kinerja yang kuat dan elektronik konsumen telah memasuki musim puncak persiapan produk baru pada paruh kedua tahun ini. Hal ini diharapkan dapat membantu untuk mendorong peningkatan pesanan ekspor manufaktur secara keseluruhan di Taiwan.
Pada 31 Juli, TIER telah mengumumkan sinyal pertumbuhan manufaktur di bulan Juni sebesar 14,1 poin dan meningkat 0,46 poin dari revisi di bulan sebelumnya sebesar 13,64 poin. Sinyal ini menunjukkan, bahwa lampu hijau peningkatan tersebut masih datar dalam kurun waktu 3 bulan berturut-turut.
TIER menganalisis, meskipun perbaikan kekuatan dari setiap industri berbeda, tapi industri elektronik informasi memiliki kinerja yang kuat dengan pertumbuhan rata-rata dari indeks ekspor dan produksi berubah dari negatif ke positif. Industri manufaktur masih optimis dengan kesejahteraan di masa dengan, termasuk konsumsi paruh kedua tahun ini. Sebagai tambahan, elektronik konsumen akan memasuki musim puncak untuk persediaan produk baru di paruh kedua tahun ini, membantu mendorong pesanan ekspor. Secara keseluruhan, manufaktur Taiwan akan terus meningkat.
Namun, TIER menekankan bahwa pemilihan presiden Amerika Serikat pada akhir tahun ini dapat memiliki dampak penting terhadap perkembangan politik dan ekonomi global. Jika Trump memenangkan pemilihan presiden AS mendatang, kebijakan AS kemungkinan akan mengalami perubahan besar dalam bidang diplomasi, perdagangan, energi, imigrasi , perubahan iklim, dan bantuan luar negeri. Hsu Bi-shu (許碧書) peneliti asosiasi di TIER mengatakan,“Ketidaksesuaian kebijakan akibat perubahan dalam pemerintahan dapat memperlemah kepercayaan diri masyarakat global dalam kebijakan jangka panjang AS dan mengurangi keandalan AS sebagai mitra.”
Sebagai tambahan, Hsu juga menyampaikan, bahwa ada banyak perusahaan di dunia yang kini mengalihkan perhatian pada digitalisasi dan layanan AI generatif selanjutnya akan mendorong permintaan. Namun, masih banyak ketidakpastian mengenai apakah AI dapat memberikan laba atas investasi yang memadai Jika tidak memenuhi ekspektasi, permintaan bisa menurun, yang selanjutnya akan berdampak pada kinerja pendapatan industri dalam negeri terkait.