(Taiwan, ROC) – Institut Penelitian Ekonomi Taiwan (Taiwan Institute of Economic Research/TIER) hari ini (25/7) mengumumkan perkiraan tingkat Pendapatan Domestik Bruto (PDB) tahun ini dengan merevisi naik sebesar 0,56% dibandingkan dengan prakiraan periode sebelumnya menjadi 3,85%. Pakar menganalisa, dipengaruhi dengan panasnya gelombang AI, produsen semikonduktor domestik terus memperluas kapasitas dan pengujian kemampuan produksinya, sehingga menaikan perkiraan investasi swasta; Namun sejauh mana AI dapat menerobos ke swasta, hal ini yang patut diperhatikan, apabila memasuki masa terbentur tembok penghalang, maka hal ini mungkin dapat menghantam pendapatan dari industry elektronik informatika domestic.
TIER hari ini (25/7) mengumumkan perkiraan PDB tahun 2024 menjadi 3,85% angka ini memperlihatkan revisi naik sebesar 0.56% dengan tetap metode pertumbuhan ekonomi “luar dan dalam menghangat”.
Ketua Pusat Prakiraan Iklim Ekonomi TIER Sun Ming-te (孫明德) mengemukakan, dipengaruhi dengan menghangatnya gelombang AI global, membuat produsen semikonduktor domestik terus memperluas kapasitas dan pengujian kemampuan produksinya, lagipula produsen manufaktur berpandangan optimis iklim ekonomi akan terus bertahan di masa mendatang, kesediaan para pengusaha untuk memperluas pabriknya juga menguat, transaksi tanah untuk penggunaan komersial juga menghangat, semua ini membantu meningkatkan investasi swasta dibandingkan perkiraan sebelumnya. Pada bagian kebutuhan luar negeri, diepngaruhi dengan meningkatnya kebutuhan terminal dan produk aplikasi teknologi baru global, ditambah lagi dengan pemulihan dari perdagangan global, membuat ekspor menjadi lebih baik dari yang diperkirakan.
Namun, Sun Ming-te mengingatkan, harus memerhatikan seberapa jauh AI dapat menerobos swasta, apabila terobosan terbentur tembok penghalang, maka hal ini akan menghantam pemasukan dari pengoperasian elektronik informatika domestik.
Sun Ming-te mengungkapkan, penampilan dari AI untuk paruh tahun pertama cukup baik, tetapi harus terus memantau pasar computer, apakah penjualan AI PC pada September nanti tetap baik, jika tidak baik maka kemungkinan akan memasuki masa transisi. Selain itu juga harus memerhatikan masalah inflasi paruh tahun terakhir, seperti perang timur tengah yang tengah berlangsung akan berdampak pada harga bahan bakar minyak dan juga transportasi internasional sehingga menaikan harga transportasi internasional, dan lagi menjelang pemilu AS sehingga mata uang US$ menguat sehingga menimbulkan gejolak bursa internasional.