(Taiwan, ROC) -- Kemajuan proses manufaktur canggih TSMC (Taiwan Semiconductor Company) terus memperlihatkan perkembangan positif. Berdasarkan informasi yang beredar, pembangunan instalasi peralatan di pabrik 2 nm (nanometer) di Hsinchu berjalan sesuai rencana, dan terdapat kemungkinan produksi uji coba dapat dimulai lebih awal pada pertengahan Juli.
Pada Selasa hari ini (9/7), para analis industri menyampaikan bahwa tingginya permintaan dari klien besar seperti Apple, mendorong TSMC untuk mempercepat pengembangan proses manufaktur canggih mereka. Percepatan produksi uji coba 2 nm tidak hanya akan memberikan dorongan signifikan bagi industri semikonduktor, tetapi juga mengindikasikan penguatan kondisi pasar semikonduktor saat ini dan peningkatan visibilitas proses manufaktur canggih Taiwan.
Selain itu, hal ini berpotensi menciptakan peluang penyesuaian harga untuk produk TSMC.
Sebagai pemimpin global dalam pengecoran wafer, TSMC kembali memperlihatkan kemajuan signifikan dalam proses manufaktur canggih.
Laporan media menginformasikan bahwa pabrik 2 nm milik TSMC di Baoshan, Hsinchu, telah beroperasi dengan baik sejak instalasi peralatan dimulai pada kuartal kedua.
Pasar awalnya memproyeksikan produksi uji coba akan terjadi pada kuartal keempat, tetapi saat ini diperkirakan akan dimulai lebih awal pada pertengahan Juli.
Pada Selasa hari ini (9/7), Direktur Manajemen Data dari Taiwan Institute of Economic Research (TIER), Liu Pei-chen (劉佩真), menganalisis bahwa chip M5 untuk server AI Apple kemungkinan akan menggunakan proses 2 nm dan teknologi pengemasan canggih SoIC-X dari TSMC.
Meningkatnya kebutuhan klien akan proses manufaktur canggih mendorong TSMC untuk mengakselerasi pengembangan teknologi. Faktor ini mendorong pasar untuk memprediksi bahwa belanja modal TSMC tahun depan akan melampaui tahun ini, bahkan berpotensi mencapai rekor tertinggi kedua dalam sejarah perusahaan.
Liu Pei-chen menekankan bahwa pesaing mereka, Samsung, saat ini menghadapi tantangan dalam mencapai hasil produksi untuk proses 3 nm, yang mengakibatkan pengalihan pesanan yang signifikan ke TSMC
Dimulainya produksi uji coba proses 2 nm yang lebih awal dari TSMC, tidak hanya mengukuhkan posisi dominan mereka dalam teknologi proses manufaktur canggih, tetapi juga mengindikasikan momentum pertumbuhan yang berlanjut dalam industri semikonduktor.
Liu Pei-chen mengatakan, "Jika jadwal produksi uji coba 2 nm dapat dipercepat, maka hal tersebut akan memberikan dorongan yang lebih kuat bagi seluruh industri semikonduktor. Ini juga menunjukkan bahwa prospek industri semikonduktor dan visibilitas proses manufaktur canggih di Taiwan terus mengalami peningkatan. Selain itu, kemajuan dalam proses manufaktur canggih juga berkaitan dengan potensi penyesuaian harga, yang perlu dipantau lebih lanjut."
Liu Pei-chen menyoroti bahwa seiring kelancaran pengembangan proses manufaktur canggih milik TSMC di Taiwan, fokus selanjutnya perlu diarahkan pada kemampuan pabrik Arizona, Amerika Serikat, dalam memulai produksi massal proses 4 nm sesuai jadwal pada tahun depan.
Lebih lanjut, Liu Pei-chen menekankan pentingnya mengamati peningkatan hasil produksi Samsung, mengingat hal tersebut akan memengaruhi arah pemesanan mereka.