History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Beli Rumah Atau Sewa Rumah?? Netizen Muda Taiwan Berdebat! Senior Saran: Memiliki Rumah Pribadi Bisa Ningkatin Kualitas Hidup

  • 08 June, 2024
  • 尤繼富
Beli Rumah Atau Sewa Rumah?? Netizen Muda Taiwan Berdebat! Senior Saran: Memiliki Rumah Pribadi Bisa Ningkatin Kualitas Hidup
Beli Rumah Atau Sewa Rumah?? Netizen Muda Taiwan Berdebat! Senior Saran: Memiliki Rumah Pribadi Bisa Ningkatin Kualitas Hidup 圖/中時新聞網

(Taiwan, ROC) —- Zaman modern saat ini, kredit rumah menjadi beban berat bagi kaum muda, bahkan memunculkan kekhawatiran akan jeratan "budak (KPR) rumah". Namun, seorang pengguna internet berbagi cerita tentang nasihat seorang senior yang menganjurkannya untuk membeli rumah sesegera mungkin. Sang senior berpendapat bahwa hal itu adalah langkah awal untuk meningkatkan kualitas hidup. Nasihat ini kemudian memicu perdebatan di kalangan warganet.

Meskipun terdapat beragam pendapat, sebagian besar netizen sepakat bahwa harga properti dewasa ini cenderung terus naik. Keinginan untuk mendapatkan harga terbaik dan terlepas dari status "siput tanpa cangkang" (istilah untuk mereka yang belum memiliki rumah) tampaknya sulit diwujudkan secara bersamaan.

圖/東森新聞

Dalam sebuah unggahan di forum media sosial lokal Taiwan, PTT, seorang Warganet bercerita tentang kondisinya sebagai pekerja perantauan yang hampir tidak memiliki tabungan setelah dipotong biaya hidup. Ia merasa sudah cukup baik jika bisa bertahan hidup tanpa terlilit utang setiap bulannya.

Suatu ketika, saat berlibur ke luar negeri bersama seorang senior, ia terlibat percakapan yang membuka pikirannya. Pernyataan sang senior yang paling membekas adalah "Membeli rumah adalah langkah pertama untuk meningkatkan kualitas hidup."

Sang senior berpendapat bahwa anak muda zaman sekarang mudah tergiur dengan gaya hidup konsumtif. Mereka lebih memilih menikmati hidup dengan menyewa rumah daripada mencicil kredit rumah. Uang yang seharusnya bisa dikumpulkan untuk uang muka rumah justru habis untuk membeli ponsel baru.

"Padahal membeli rumah adalah langkah pertama untuk meningkatkan kualitas hidup," pesan sang senior.

Sang senior juga menambahkan bahwa menyewa rumah selama 10 tahun pun sama saja dengan menghuni milik orang lain. Kualitas hidup yang dinikmati selama itu hanyalah sementara. Pada akhirnya, mereka akan tetap terikat dengan keterbatasan hidup sebagai penyewa.

房價再創高!國人買房較10年前得多花近300萬元

圖/YAHOO TAIWAN

Warganet tersebut juga berbagi pengalaman seorang temannya yang masih harus menyewa rumah hingga usia paruh baya. Kekayaannya pun tertinggal jauh dibandingkan dengan mereka yang telah membeli rumah. Sebaliknya, memiliki rumah sendiri memberikan kebebasan dan fleksibilitas yang lebih besar, yang pada akhirnya meningkatkan kualitas hidup.

Ia pun penasaran dengan pendapat warganet lainnya.

Unggahan tersebut kemudian menuai beragam komentar. Meskipun ada perbedaan pandangan, sebagian besar sepakat bahwa harga properti cenderung terus meningkat.

Beberapa warganet yang memilih untuk "menyerah" (istilah untuk mereka yang memilih tidak membeli rumah karena harga yang tidak masuk akal) berpendapat, "Bagaimana mungkin membandingkan harga properti 30 tahun yang lalu dengan harga saat ini?"

Ada pula yang berkomentar, "Sekali beli rumah, 40 tahun hidupmu akan tergadaikan." 

年輕人「怕被房貸綁一輩子」才不敢買房?他用「綜藝大哥案例」駁斥:食古不化| 好房網News

圖/YAHOO TAIWAN

Beberapa komentar lain menyoroti betapa mudahnya membeli rumah di masa lalu. "Dulu, harga properti hanya NT$110 ribu per ping (1 ping 坪 setara dengan 3,3 M2). Orang tua saya bisa membeli dua ping, hanya dengan gaji sebulan mereka. Sekarang? Jangan harap! Coba saja saya lahir 30 tahun lebih awal, saya pasti sudah bisa beli rumah dengan mudah."

Di sisi lain, beberapa warganet yang mendukung pembelian rumah berpendapat bahwa hal itu memberikan rasa aman dan kemandirian. "Memiliki rumah sendiri berarti tidak perlu lagi bergantung pada orang lain dan memiliki lebih banyak kebebasan."

Mereka juga menekankan nilai investasi properti. "Properti adalah aset yang nilainya terus meningkat. Membayar cicilan rumah sebenarnya sama dengan menabung."

Ada pula yang menyoroti tantangan hidup tanpa memiliki rumah sendiri. "Jika masih harus menyewa rumah di usia paruh baya, mungkin akan sulit untuk menikah. Sulit membayangkan hidup tanpa tempat tinggal yang tetap."

Beberapa netizen juga menyuarakan keputusasaan mereka menghadapi tingginya harga properti. "Jika saya harus menyewa rumah dengan kualitas yang sama dengan yang saya tinggali saat ini, saya harus merogoh kocek setidaknya NT$30.000 per bulan. Untuk apa mengeluh? Kalau tidak mau beli, ya sudah, teruskan saja menyewa."

Komentar

Terbarumore