(Taiwan, ROC) -- Bertepatan dengan kunjungan CEO Nvidia, Jensen Huang, ke Taiwan, tersiar kabar bahwa pusat penelitian dan pengembangan (R&D) kedua Nvidia akan didirikan di Kaohsiung. Menanggapi hal ini, Direktur Dewan Sains dan Teknologi Nasional (NSTC) Li Chih-peng (李志鵬) mengungkapkan dukungan positif dan keoptimisannya saat menghadiri konferensi pers hasil penelitian robot anjing AI buatan Taiwan pada 29 Mei.
Dia mengungkapkan bahwa TSMC sudah beroperasi di Kaohsiung dan ekonomi berbasis pengetahuan di wilayah tersebut sedang berkembang. Jika Nvidia dapat mendirikan pusat R&D di Kaohsiung, hal ini akan sangat bermanfaat bagi industrialisasi AI di Taiwan.
Direktur NSTC Li Chih-peng berkata,”Nvidia sudah tentu terlibat dalam pengembangan GPU. Saya percaya bahwa bagian dari industrialisasi AI di Taiwan, terutama dalam pengembangan GPU. Nvidia berkembang di Taiwan lalu memproduksi produknya di pabrik semikonduktor Taiwan. Dengan demikian, kecepatan pengembangan mereka di masa depan pasti akan lebih cepat sehingga Taiwan akan mendapatkan akses langsung ke informasi terbaru, dan mereka akan menjadi bantuan bagi industri Taiwan dalam peralihan ke AI.”
Li Chih-peng mengungkapkan, begitu industrialisasi AI tercapai, Taiwan akan memiliki akses lebih banyak ke teknologi AI di masa depan. Program CBI (Chip-based Industrial Innovation Program) yang dipromosikan oleh NSTC tahun ini bertujuan untuk memperluas keunggulan Taiwan dalam bidang semikonduktor dan AI ke berbagai industri, termasuk makanan, pengobatan, perumahan, transportasi, dan hiburan, serta menciptakan lebih banyak peluang dalam berbagai bidang.