History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

TIER Revisi Naik Perkiraan Pertumbuhan Ekonomi Taiwan Menjadi 3,29%

  • 25 April, 2024
  • 鄭蕙玲
TIER Revisi Naik Perkiraan Pertumbuhan Ekonomi Taiwan Menjadi 3,29%
TIER Revisi Naik Perkiraan Pertumbuhan Ekonomi Taiwan Menjadi 3,29% (foto: CNA)

(Taiwan, ROC) -- Taiwan Institute of Economic Research (TIER) hari ini (25/4) mengumumkan perkiraan tingkat pertumbuhan ekonomi terbaru untuk tahun ini sebesar 3,29% direvisi naik sebesar 0,14% dibandingkan dengan Januari. Pakar berpendapat, pertumbuhan ekonomi Taiwan untuk tahun ini memperlihatkan situasi dalam dan luar menghangat, tetapi dipengaruhi dengan kenaikan tarif listrik dan memanasnya geopolitik di Timur Tengah, sehingga dikhawatirkan akan meningkatkan tekanan inflasi.

TIER mengemukakan, penampilan dari tingkat pertumbuhan ekonomi Taiwan memperlihatkan situasi dalam dan luar yang menghangat, diperkirakan tingkat pertumbuhan ekonomi dalam negeri Taiwan untuk tahun 2024 ini sebesar 3,29% atau naik sebesar 0,14% dibandingkan dengan perkiraan yang dikeluarkan pada Januari lalu.

Kepala Pusat Perkiraan Iklim Ekonomi TIER, Sun Ming-te menganalisa, meningkatnya permintaan aplikasi dari teknologi baru seperti kecerdasan buatan dan lainnya sehingga sebagian dari rantai pasokan industri terkait telah memperlihatkan kenaikan, kebutuhan global akan produk terkait memulih, prestasi dari ekspor impor pada kuartal pertama, produksi dari manufaktur dan pemesanan luar negeri juga memperlihatkan perbaikan yang signifikan. Seiring dengan memulihnya iklim ekonomi domestik, tingkat konsumsi masyarakat juga memperlihatkan stabil, tetapi pengeluaran belanja dari produksi masih tidak terlalu jelas mengalami peningkatan, tingkat investasi sipil juga tidak sekuat yang diperkirakan.

Yang patut diperhatikan adalah pada bagian harga barang, TIER memperkirakan tingkat Consumer Price Index (CPI) 2024 sebesar 2,13% direvisi naik sebesar 0,18% dibandingkan perkiraan sebelumnya, Sun Ming-te mengemukakan, harga layanan jasa yang tidak fleksible, terus meningkatnya biaya makan di luar dan sewa rumah, ditambah lagi kenaikan tariff listrik yang secara resmi diberlakukan, semua memengaruhi perkiraan tingginya inflasi.

Komentar

Terbarumore