History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Ketua NDC: Laju Ekonomi 3% Tahun Ini Tidak Bermasalah, Tarif Listrik Naik Tapi Harga Komoditas Tetap Stabil

  • 25 March, 2024
  • 陳志勇
Ketua NDC: Laju Ekonomi 3% Tahun Ini Tidak Bermasalah, Tarif Listrik Naik Tapi Harga Komoditas Tetap Stabil
Ketua Dewan Pembangunan Nasional (NDC) Kung Ming-hsin (龔明鑫)

(Taiwan, ROC) - Kenaikan tarif listrik akan mendorong peningkatan harga komoditas sekitar 0,2-0,3% yang akan relatif stabil dengan adanya upaya penekanan melalui kenaikan suku bunga dari Bank Sentral, sementara dicapainya laju ekonomi 3% diperkirakan tidak akan menjadi masalah untuk tahun ini, dan harga barang di Taiwan diperkirakan relatif stabil dibandingkan banyak negara lain.

Demikian diungkapkan oleh Ketua Dewan Pembangunan Nasional (NDC) Kung Ming-hsin (龔明鑫) ketika menjawab pertanyaan di persidangan Komite Ekonomi Yuan Legislatif pada hari Senin perihal kenaikan tajam tarif listrik sebesar 11% mulai April yang diputuskan dalam rapat Komite Peninjau Harga Listrik baru-baru ini.

Ditanya mengenai dampaknya terhadap harga komoditas dan pertumbuhan ekonomi, Kung Ming-hsin mengatakan, “(Kenaikan) harga barang di negara lain setinggi 8% dan 9% tahun lalu. Tahun sebelumnya Taiwan mencatat 2,9%, tahun lalu adalah 2,4%, dan tahun ini sekitar 2%. Semuanya relatif stabil.”

Kung menganalisis bahwa peningkatan konsumsi listrik untuk kehidupan masyarakat tahun lalu sebenarnya lebih rendah dibandingkan tahun 2016, yang naik utamanya adalah industri yang berorientasi ekspor.

Menurutnya, pemerintah telah memperkenalkan sejumlah peraturan revitalisasi pasca-epidemi, yang mencakup anggaran penghematan energi, yang dapat memberi panduan pada toko-toko kecil untuk lebih menghemat energi dan mengurangi karbon sehingga mengurangi dampak kenaikan harga listrik. 

Untuk perusahaan besar, Kementerian Perekonomian juga memiliki langkah-langkah pendukung, termasuk subsidi bunga pinjaman, subsidi konservasi energi dan transformasi pengurangan karbon, dan juga mendorong perusahaan untuk memanfaatkan waktu dengan tarif listrik berlainan.

Komentar

Terbarumore