(Taiwan, ROC) – Volume penumpang MRT Bandara Taoyuan meningkat seiring dengan peningkatan pemakaian tiket bulanan TPASS dan tren perjalanan ke luar negeri pasca pandemi. Menanggapi hal ini, Pemerintah Kota Taoyuan berencana untuk membeli lebih banyak gerbong kereta untuk MRT Bandara Taoyuan, tetapi mereka berharap mendapatkan subsidi penuh dari pemerintah pusat.
Terkait hal ini, Wakil Perdana Menteri Cheng Wen-tsan (鄭文燦) mengatakan pada 12 Maret di Taoyuan bahwa MRT Bandara Taoyuan saat ini membutuhkan pembelian tambahan 10 gerbong kereta. Meskipun kereta MRT adalah urusan pemerintah daerah, tetapi mengingat fungsinya sebagai penghubung ke bandara, maka pemerintah pusat setuju untuk memberikan subsidi separuh dari biaya pembelian gerbong baru sebesar NT$3 miliar.
Cheng Wen-tsan memeriksa penggunaan MRT Bandara Taoyuan dan TPASS pada 12 Maret. Dalam wawancara, dia mengungkapkan bahwa sejak MRT Bandara Taoyuan beroperasi pada tahun 2017, berdasarkan ketentuan “satu manajemen dan operasi" dalam Undang-undang MRT, dia pernah melakukan negosiasi dengan Kementerian Transportasi untuk mentransfer aset MRT Bandara Taoyuan ke Pemerintah Kota Taoyuan saat menjabat sebagai wali kota Taoyuan. Kesepakatan untuk mentransfer aset MRT Bandara Taoyuan ke MRT Taoyuan berhasil tercapai dengan anggaran sebesar NT$10 miliar selama masa jabatannya.