(Taiwan, ROC) -- Dewan Pembangunan Nasional (NDC) telah mengumumkan lampu hijau untuk indikator ekonomi periode bulan Januari, menandai pertama kalinya lampu hijau muncul setelah 17 bulan.
Namun, muncul pertanyaan di kalangan masyarakat apakah transisi ke lampu hijau ini merupakan hasil dari penggunaan indikator ekonomi yang baru oleh NDC.
Menanggapi hal di atas, Ketua NDC, Kung Ming-hsin (龔明鑫), dalam sesi rapat dengar pendapat di komite keuangan Yuan Legislatif, menyatakan bahwa lampu hijau akan tetap menyala bahkan jika menggunakan indikator lama.
NDC telah mengumumkan indikator ekonomi untuk periode bulan Januari pada 4 Maret lalu. Ini adalah laporan pertama yang dirilis setelah pihak berwenang mengadopsi sistem indikator ekonomi yang baru.
Setelah perubahan lampu pada indikator tersebut, skor komposit dari sinyal kebijakan ekonomi mencapai 27 poin, atau meningkat 5 poin dari bulan sebelumnya, dan berubah menjadi lampu hijau yang melambangkan "stabil".
Ini menciptakan rekor tertinggi sejak Juli 2022 dan merupakan pertama kalinya lampu hijau muncul setelah 17 bulan sejak September 2022.
Mengingat indikator ekonomi yang baru telah diberlakukan, muncul keraguan di kalangan masyarakat apakah ini merupakan kebetulan "teknis" semata.
Menanggapi hal ini, Ketua NDC, Kung Ming-hsin, menyatakan bahwa NDC mengadopsi indikator baru untuk sinyal ekonomi karena setelah pengujian berulang kali, indikator lama terbukti sedikit tumpul dan tidak dapat merespons kondisi saat ini atau memproyeksikan masa depan secara efektif. Oleh karena itu, indikator yang baru diperkenalkan.
Dia juga menekankan bahwa baik menggunakan indikator lama maupun baru, skor indikator ekonomi untuk periode bulan Januari tetap berada di poin 27, yang berarti lampu hijau tetap akan menyala, dan bukan karena perubahan lampu indikator semata.
Mengenai perubahan indikator ekonomi bulan Januari menjadi lampu hijau, apakah ini merupakan fenomena sesaat atau awal dari perbaikan ekonomi?
Kung Ming-hsin menyatakan bahwa indikator ekonomi memiliki beberapa standar awal, jika terdapat perubahan, maka produksi, penjualan, dan ekspor akan berubah mengikutinya.
Dilihat dari bulan Januari, penjualan dan ekspor sudah menunjukkan peningkatan yang signifikan, menunjukkan indikator stabilitas yang menguat.
Namun, anggota legislator juga mempertanyakan apakah kemajuan ini disebabkan pengaruh faktor Tahun Baru Imlek pada bulan Januari dan Februari.
Menanggapi hal di atas, Kung Ming-hsin juga menyatakan bahwa tentu saja perlu memerlukan observasi jangka panjang. Namun berdasarkan indikator awal untuk bulan Februari, ia memiliki pandangan "sedikit optimis" terhadap situasi yang ada.