(Taiwan, ROC) ---Pendiri kue "Fresh Cream Swiss Roll" di Taiwan, "YANNICK", baru-baru ini mengejutkan publik dengan pengumuman penutupan enam gerainya secara bersamaan.
"YANNICK" juga telah mengonfirmasi bahwa akan ada penyesuaian strategi distribusi untuk tahun ini, yang mana akan lebih fokus pada pengembangan penjualan melalui vending machine generasi kedua, yakni YTM2.
Namun, hal ini telah memunculkan kekhawatiran di kalangan masyarakat mengenai kemungkinan masalah operasional di internal perusahaan.
Menanggapi hal ini, Ketua YANNICK, Wu Zong-en (吳宗恩), memberikan penjelasannya pada Selasa kemarin (27/2). Ia menegaskan bahwa kondisi operasional perusahaan berjalan dengan baik, dan mereka berencana untuk menambah 30 unit vending machine YTM2 pada tahun ini.
Ia juga mengakui bahwa beberapa pertimbangan, seperti kekurangan tenaga kerja dan biaya bahan baku yang kian tinggi, menjadi bagian dari alasan penyesuaian tersebut.

圖/LINE TODAY
Wu Zong-en menjelaskan bahwa kondisi operasional "YANNICK" tetap baik. Penyesuaian strategi operasional "YANNICK" di tahun 2024, dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk kekurangan tenaga kerja jangka panjang dan biaya bahan baku yang kian tinggi.
Keputusan untuk menutup enam gerai di awal tahun merupakan bagian dari strategi untuk melakukan pembaharuan, dengan fokus utama melakukan ekspansi mesin YTM generasi kedua sebagai inti penyesuaian.
Wu Zong-en menambahkan bahwa strategi operasional tahun ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan. Kekurangan tenaga kerja dalam jangka panjang bisa menyebabkan penurunan kualitas layanan. Dalam satu atau dua tahun belakangan, beberapa gerai YANNICK bahkan kesulitan merekrut manajer toko.
![Taiwan's "Yannick roll cake" that "sells once every 10 seconds" has landed in Japan! Taste "snow-melting cream" [entabe.com]](../../../upload/201608/images/img_109422_1.jpg)
Kue "Fresh Cream Swiss Roll" andalan YANNICK berhasil menciptakan fenomena di dunia dessert. 圖/LINETODAY
Selain itu, kenaikan harga bahan baku juga menjadi tantangan yang dihadapi oleh industri pembuatan kue dan industri lainnya. Mengenai enam gerai yang akan ditutup, Wu Zong-en menyatakan bahwa beberapa lokasi telah diinvestasikan sejak awal, dan masa kontrak di beberapa gerai lainnya juga hampir berakhir, sehingga ini menjadi waktu yang tepat untuk melakukan penyesuaian.
Wu Zong-en mengumumkan bahwa akan ada renovasi internal di toko utama "YANNICK" di Neihu, Taipei, mulai dari tanggal 4 hingga 22 Maret 2024, dengan rencana pembukaan kembali pada tanggal 23 Maret 2024. Selain itu, sebuah toko di Stasiun Taipei akan dibuka secara resmi pada pertengahan Maret.
Wu Zong-en menambahkan bahwa rencana ekspansi toko akan terus berlangsung, dengan fokus pada mesin YTM generasi kedua di tahun 2024. "YANNICK" berencana untuk menambah lebih dari 30 titik layanan baru di MRT Taipei atau lokasi lain yang memiliki tingkat keramaian tinggi, untuk memperluas layanan toko cerdas mereka.
"YANNICK", yang didirikan pada tahun 2000, adalah toko kue pertama di Taiwan yang memfokuskan pada penjualan kue potong. Kemudian, mereka mengembangkan "Fresh Cream Swiss Roll" yang berhasil menciptakan fenomena di dunia dessert, dengan penjualan mencapai satu roll setiap 10 detik.
"YANNICK" juga menggabungkan mesin penjual otomatis kue YTM yang cerdas, ditempatkan di berbagai stasiun MRT Taipei, sehingga produknya dapat ditemukan di 18 stasiun termasuk Stasiun Taipei, Banqiao, dan Fuzhong.
Pada tahun sebelumnya, "YANNICK" bahkan memperkenalkan toko fisik YTM cerdas, menjadi pionir "Toko Kopi Dessert 24 Jam" pertama di Taiwan, dengan membuka dua cabang baru di Taichung dan Caotun.