(Taiwan, ROC) -- Kementerian Ketenagakerjaan hari ini (1/2) mengumumkan data statistik libur tanpa gaji dalam praktek nyatanya terdapat 361 perusahaan dengan jumlah pekerja yang terkena dampaknya berjumlah 9.106 orang, jika dibandingkan dengan periode sebelumnya memperlihatkan penambahan 47 perusahaan dengan penambahan orang sebanyak 1.544 orang. Pejabat terkait menganalisis, untuk periode kali ini ada 3 manufaktur informatika yang untuk perdana mengajukan penerapan libur tanpa gaji dengan jumlah pegawai lebih dari 100 orang, alasan utama adalah berkurangnya pemesanan luar negeri.
Kementerian Ketenagakerjaan pada awal Februari mengumumkan data statistic pekerja yang terdampak libur tanpa gaji, Wakil Ketua Divisi Kondisi dan Kesetaraan Tenaga Kerja Wang Jin-rong menganalisa, pada periode kali ini penambahan jumlah pekerja yang terdampak libur tanpa gaji paling banyak yaitu sebesar 1.586 orang adalah di bidang manufaktur, diantaranya ada 3 manufaktur logam elektronikal yang sebelumnya pernah menerapkan libur tanpa gaji sekarang kembali memberlakukan lagi, termasuk manufaktur suku cadang sepeda, manufaktur produk logam, dan manufaktur kabel, yang jumlah pegawai terdampak mencapai 100 orang lebih.
Yang patut diperhatikan adalah terdapat penambahan baru 3 industri manufaktur informatika yang baru pertama kali menerapkan libur tanpa gaji, terbagi atas semikonduktor, monitor LED, dan panel listrik yang juga menerapkan libur tanpa gaji kepada 100 orang lebih pekerjanya. Kementerian Ketenagakerjaan juga mengemukakan, untuk membantu tenaga kerja yang terkena dampak libur tanpa gaji ini, Kementerian Ketenagakerjaan akan mengerahkan fasilitas bantuan bagi pemberi kerja, terbuka untuk 7 bidang usaha agar pemberi kerja dan pekerja dapat mengajukan subsidi gaji.