History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Memasuki Masa Pemilu, Kamar Dagang AS di Taiwan Seru Percepatan Negosiasi Inisiatif Perdagangan Abad 21 Taiwan – AS Kedua

  • 30 January, 2024
  • 尤繼富
Memasuki Masa Pemilu, Kamar Dagang AS di Taiwan Seru Percepatan Negosiasi Inisiatif Perdagangan Abad 21 Taiwan – AS Kedua
Memasuki Masa Pemilu, Kamar Dagang AS di Taiwan Seru Percepatan Negosiasi Inisiatif Perdagangan Abad 21 Taiwan - AS Kedua

(Taiwan, ROC) --- Kamar Dagang Amerika Serikat di Taiwan (AmCham) hari ini (30/1) merilis Laporan Prospek Bisnis 2024, menunjukkan bahwa lebih dari 80% anggotanya optimis terhadap prospek ekonomi Taiwan untuk tahun mendatang, dan 92% anggota berencana untuk mempertahankan atau memperluas investasi mereka di Taiwan pada tahun ini.

Ketua AmCham, Dan Silver, menekankan bahwa Taiwan baru saja menyelesaikan pemilu presiden, dan AS akan memasuki puncak musim pemilihan. Ia menyerukan agar kedua belah pihak segera menyelesaikan negosiasi tahap kedua Inisiatif Perdagangan Abad 21 Taiwan-AS, sebagai dasar untuk menandatangani perjanjian perdagangan bebas di masa depan.

Survei AmCham dilakukan semenjak 20 November hingga 15 Desember 2023, dengan melibatkan sekitar 223 kuesioner valid. Laporan Prospek Bisnis 2024 yang diterbitkan pada 30 Januari 2024, memperlihatkan kenaikan kepercayaan sektor industri untuk tahun ini.

Laporan tersebut menunjukkan bahwa 81% anggota yang disurvei optimis terhadap ekonomi Taiwan tahun ini, 85% optimis terhadap prospek ekonomi dalam tiga tahun ke depan, dan 92% anggota berencana untuk mempertahankan atau memperluas investasi di Taiwan.

Sektor perindustrian yang mendapat fokus utama termasuk transformasi digital, kecerdasan buatan (AI), dan Internet of Things (IoT).

Dalam wawancaranya, Dan Silver, menyatakan harapan agar industri Taiwan dan AS dapat memperluas kerja sama di bidang-bidang ini.

Laporan ini juga mendesak Taiwan untuk membangun ketahanan yang diperlukan guna menjaga keberlanjutan pertumbuhan ekonomi. Laporan tersebut menyarankan agar Taiwan mempercepat reformasi ekonomi dan langkah-langkahnya dalam berpartisipasi dalam ekonomi global.

Sekitar seperempat anggota yang disurvei menganggap bahwa mengurangi birokrasi dan menyesuaikan dengan standar internasional adalah area terpenting untuk memperbaiki lingkungan bisnis di Taiwan. Selain itu, 40% nya percaya bahwa interpretasi dan penerapan hukum di Taiwan tidak konsisten.

Yang patut menjadi perhatian adalah 72% anggota yang disurvei berpendapat bahwa penandatanganan perjanjian perdagangan bilateral antara Taiwan dengan AS sangat penting. AmCham secara khusus mendesak kedua belah pihak untuk mempercepat penyelesaian negosiasi tahap kedua dari Inisiatif Perdagangan Abad 21 Taiwan-AS, serta menghindari pajak ganda.

Dan Silver mengatakan, "Kami juga harus menekankan bahwa Taiwan baru saja menyelesaikan pemilu pada bulan Januari dan AS akan memasuki puncak musim pemilihan presiden dalam beberapa bulan mendatang. Oleh karena itu, ada kesan mendesak untuk menyelesaikan bagian kedua dari Inisiatif Perdagangan Abad 21 Taiwan-AS. Kami menganggap ini sebagai prioritas utama bagi kedua belah pihak dan berharap negosiator dapat segera berkumpul untuk bekerja menuju hal ini."

Selain itu, laporan tersebut juga menyebutkan bahwa meskipun keamanan nasional dan hubungan lintas selat selalu dianggap sebagai isu penting, tetapi kebanyakan responden menyatakan bahwa ketegangan di Selat Taiwan pada tahun 2023 tidak membawa dampak signifikan bagi anggota.

Namun, 35% perusahaan anggota menyatakan akan menyesuaikan rencana operasional mereka untuk merespons perubahan lingkungan geopolitik.

Mengingat Taiwan telah menetapkan target emisi net-zero pada tahun 2050, 61% perusahaan anggota telah secara resmi berkomitmen untuk mengikuti transformasi net-zero. Namun, 71% responden khawatir akan kesulitan mendapatkan energi hijau, dan 39% percaya bahwa penyediaan energi yang stabil adalah tugas utama pemerintah.

Komentar

Terbarumore