(Taiwan, ROC) --- Bloomberg baru-baru ini merilis daftar 20 keluarga terkaya di Asia, di mana keluarga Tsai dari Taiwan yang juga adalah pemilik Cathay Financial dan Fubon Financial, berada di peringkat ke-8.
Di antara 5 keluarga terkaya di Hong Kong yang masuk dalam daftar, 4 di antaranya mengalami penurunan kekayaan yang cukup signifikan. Hal ini disebabkan oleh kondisi pasar properti dan aset di Tiongkok yang kian sulit.

圖/ETtoday
Namun, kekayaan 20 keluarga terkaya di Asia secara keseluruhan mencapai rekor tertinggi sebesar US$534 miliar, karena didorong oleh pertumbuhan ekonomi India.
Pada tanggal 24 Januari 2024, Bloomberg memperbarui daftar Billionaires Index mereka, dengan jumlah harta dari 20 keluarga terkaya di Asia meningkat US$55 miliar (setara NT$1,72 triliun) dari Maret tahun lalu, mencapai total US$534 miliar (setara NT$16,72 triliun).
Peningkatan ini terutama didorong oleh pertumbuhan ekonomi yang signifikan terjadi di India, yang memungkinkan kekayaan para konglomerat di negara tersebut berkembang dengan cepat.
Rangking ini juga menunjukkan tren pembangunan ekonomi di Asia yang naik-turun. Meskipun Tiongkok telah menjadi sumber utama pertumbuhan ekonomi Asia dan menciptakan banyak kekayaan dalam beberapa dekade terakhir, tetapi tahun ini adalah pertama kalinya sejak tahun 2020, tidak adanya keluarga dari Tiongkok yang masuk dalam daftar 20 keluarga terkaya di Asia.
Kondisi pasar bursa India baru-baru ini melesat menjadi pasar saham terbesar ke-4 di dunia, bahkan melampaui pasar Hong Kong. Ada 6 keluarga India yang berhasil masuk dalam daftar 20 besar, dengan keluarga Ambani dari Reliance Industries berada di puncak dengan kekayaan, dengan nilai mencapai US$102,7 miliar.
Keluarga Hartono dari Indonesia yang adalah pemilik perusahaan tembakau dan pemegang hak operasional Bank Central Asia, menempati posisi kedua dengan total aset US$44,8 miliar.
Keluarga Mistry dari grup industri beragam Shapoorji Pallonji di India berada di posisi ketiga dengan total aset US$36,2 miliar.
Keluarga Kwok dari "Sun Hung Kai Properties" di Hong Kong berada di peringkat keempat.

Keluarga Tsai, Taiwan. 圖/自由時報
Keluarga Tsai dari Taiwan yang adalah pemilik Cathay Financial dan Fubon Financial, berada di peringkat kedelapan dengan total aset US$24 miliar.
Laporan tersebut juga menyoroti bahwa keluarga Cheng dari Hong Kong, yang memulai bisnis mereka dari Chow Tai Fook Jewellery, mungkin mengalami kerugian terbesar dalam perubahan daftar kekayaan ini.
Perusahaan utama dari keluarga Cheng ini, yakni "New World Development Company Limited," sahamnya jatuh ke titik terendah dalam 20 tahun pada minggu ini.
Aset keluarga Cheng turun sebanyak US$2,4 miliar dari tahun sebelumnya. Ini adalah pertama kalinya bagi aset keluarga ini mengalami penurunan, semenjak Bloomberg memulai peringkat ini pada tahun 2019.
Hal ini menyoroti dampak pemulihan ekonomi Tiongkok yang ternyata lebih lambat dari yang diperkirakan, serta krisis yang muncul di pasar properti dan aset kawasan tersebut.