History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Taiwan hanya Memiliki 202 Hak Paten Bilah Turbin Angin dalam 10 Tahun Terakhir, TIPO: Teknologi masih Mengandalkan Impor

  • 18 January, 2024
  • 鄭蕙玲
Taiwan hanya Memiliki 202 Hak Paten Bilah Turbin Angin dalam 10 Tahun Terakhir, TIPO: Teknologi masih Mengandalkan Impor
turbin pembangkit listrik lepas pantai (foto:unsplash)

(Taiwan, ROC) – Kantor Properti Intelektual dari Kementerian Ekonomi (TIPO) merilis analisis bilah turbin angin dan paten teknologi manufaktur secara global pada hari ini (18 Januari), menunjukkan bahwa dalam 10 tahun terakhir, tiga negara atau wilayah terbesar untuk pengungkapan/pengumuman paten bilah turbin angina terbesar adalah Daratan Tiongkok Amerika Serikat, dan Eropa. Meskipun jumlah paten di Republik Rakyat Tiongkok (RRT) tinggi dengan angka 4.834, tapi sebagian besar didasarkan pada permintaan lokal, menunjukkan bahwa paten ini kurang kompetitif dalam ekspor, sementara Taiwan sebagian besar menggantungkan diri pada teknologi impor, dengan hanya 202 paten, dalam senyawa, proses, dan struktur. Paten lapangan hanya berkisar dua digit atau bahkan satu digit.

Kekuatan angin pesisir Taiwan telah sukses dibangun mulai dari awal dan lokalisasi merupakan kebijakan industri penting bagi pemerintah. TIPO mengumpulkan teknologi-teknologi paten terkait dengan bilah turbin angin dari seluruh dunia mulai 2013 hingga 2022, dan merilis hasil analisisnya pada 18 Januari. Ditunjukkan, bahwa dalam 10 tahun terakhir, RRT meraih peringkat pertama dalam pengungkapan/pengumuman paten bilah turbin angin, dengan jumlah 4.834, AS memiliki 1.948 paten, dan yang Eropa menjadi yang ketiga dengan 1.897 paten. Ketiganya terhitung lebih dari 50% dari keseluruhan secara global.

TIPO menyampaikan, bahwa meskipun jumlah paten di Daratan Tiongkok lebih besar dari negara atau wilayah lain, tapi proposi pemohon dari RRT yang mengajukan paten untuk negara lain adalah yang terkecil, mengindikasikan bahwa meskipun paten RRT sangat banyak, tapi daya saing ekspor untuk paten ini relatif lemah.

Terkait dengan jumlah aplikasi bilah turbin angin di Taiwan, hanya ada 202 paten dalam bentuk senyawa, proses, dan struktur terkait bilah turbin. Jika dibandingkan dengan Eropa, AS, dan RRT, jumlah barang di Taiwan hanya sekitar 2 atau bahkan 1 digit.

TIPO menjelaskan, bahwa alasan utama industri tenaga angin pesisir Taiwan hanya berkembang mulai dari awal di beberapa tahun belakangan ini adalah karena untuk saat ini sebagian besar masih menggantungkan diri dengan teknologi asing. Melihat status aplikasi lokal, dari 10 aplikasi paten bilah turbin angin terbaik di Taiwan, hanya satu yang merupakan manufaktur lokal, yang terbanyak adalah Jepang dan Jerman. Direkomendasikan agar manufaktur Taiwan mengacu pada metode tata letak paten negara-negara Eropa dan Amerika. Kepala Seksi Pemeriksaan Mekanik untuk Pemeriksaan Paten Kelompok dari TIPO, Wang Chi-fu (王集福) mengatakan, “pelamar utama di Eropa dan AS adalah manufaktur yang cuku besar. Teknologi yang mereka ajukan lebih canggih. Akan lebih cepat untuk berkunjung ke negara-negara tersebut bersama dengan pihak perusahaan untuk mencari mereka. Sebaliknya, meskipun manufaktur di Daratan Tiongkok tidak terlalu besar, tapi ada banyak perusahaan berskala kecil dan menengah. Mereka juga memiliki banyak teknologi di area ini dan dapat digunakan sebagai referensi. Oleh karena itu, pertanyaan satunya adalah tentang jumlah dan yang lainnya adalah kualitas.”

TIPO mengemukakan, terkait dengan hal paten manufaktur pengecoran turbin angin, RRT memiliki pengungkapan/pengumuman terbesar dalam jumlah dan kewarganegaraan pendaftar paten. Jumlah aplikasi paten di Taiwan sendiri juga relatif terbatas.

Komentar

Terbarumore