(Taiwan, ROC) Direktur Departemen Pertanian Pemkab Chiayi, Chang Chien-cheng menyampaikan, Taiwan menjadi satu-satunya tempat yang memproduksi ikan mullet (belanak) mulai dari pembiakan buatan hingga pengambilan telur untuk dibuat menjadi karasumi (mullet roe), beberapa tahun terakhir ini teknologi pembiakan terus berkembang maju, cita rasa dari karasumi yang dihasilkan dari ikan hasil pembiakan jauh melampaui ikan liar, produksi karasumi juga menjadi arus pasar utama. Lahan pembiakan ikan mullet untuk 2 tahun di Kabupaten Chiayi hampir seluas 140 hektar, setiap hektar menghasilkan 6.000 ekor, umumnya satu ekor ikan mullet berkisar 5 tailiang (setara dengan 187,5 gram); lahan untuk pembiakan ikan mullet 3 tahun hampir 70 hektar, setiap hektar menghasilkan 3.000 ekor dengan per ekor berat ikan mencapai 8-9 tailiang (setara dengan 300 gram -337,5 gram)
Chang Chien-cheng menyampaikan, tahun ini aktivitas pengambilan telur ikan mullet berlangsung kurang lebih 10 hari, diprediksikan pekan depan akan memasuki musim puncaknya, seiring dengan suhu udara yang menurun, akan menghasilkan semakin banyak telur ikan, warna telur ikan kuning sangat mencolok, bagi pengunjung yang beruntung saat tiba di pasar ikan ini, bisa menyaksikan air terjun ikan mullet.
Produsen ikan mengatakan, ikan mullet memiliki nilai ekonomis, mulai dari telur ikan yang dibuat menjadi karasumi, gelembung renang ikan, lambung ikan dan daging ikan. 3 bagian ikan pertama yang disebutkan di atas juga dijuluki sebagai “3 harta karun” karena memiliki nilai ekonomis yang tinggi. (sumber : news.ltn.com.tw)
(telur ikan mullet; foto: Chang Chien-cheng 張建成)
( lambung ikan salah satu dari 3 harta karun ikan mullet yang bernilai ekonomis tinggi; foto: Chang Chien-cheng 張建成)
( gelembung renang, salah satu dari 3 harta karun ikan mullet yang bernilai ekonomis tinggi ; foto: Chang Chien-cheng 張建成)