(Taiwan, ROC) -- Data statistik terbaru pengurangan jam kerja dan istirahat dari Kementerian Ketenagakerjaan menunjukkan 9.809 orang dari 364 perusahaan, Kementerian Ketenagakerjaan menyampaikan, ada 4 perusahaan yang karena mendadak ada pesanan sehingga menghentikan penerapan pengurangan jam kerja yang sebelumnya diberlakukan, tetapi untuk itu masih perlu untuk diamati hingga akhir tahun ini dan awal tahun depan apakah situasi dapat kembali pulih.
Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan laporan dari instansi terkait ketenagakerjaan yang terdampak iklim ekonomi yang melemah sehingga terdapat 9.809 tenag kerja dari 364 perusahaan yang telah sepakat untuk mengurangi jam kerja, jika dibandingkan periode sebelumnya di mana terdapat 436 perusahaan dengan jumlah karyawan yang terdampak sebanyak 10.869 orang, periode kali ini berkurang 1.060 orang dari 72 perusahaan.
Berdasarkan data statistik menunjukkan, kali ini jumlah karyawan terdampak yang terbanyak adalah dari industri manufaktur, yaitu 8791 karyawan dari 203 perusahaan.
Ketua Negosiasi dan Kesetaraan Kerja - Kementerian Ketenagakerjaan, Huang Wei-chen (黃維琛) menyampaikan dibandingkan dengan periode sebelumnya sebenarnya karyawan yang terdampak industri maufaktur berkurang 800 orang lebih, meskipun aga beberapa perusahan yang karena sudah jatu tempo masa penerapannya tetapi terus memperpanjang dan belum dimasukan dalam data, tetapi ada juga perusahaan yang telah mencabut penerapan pengurangan jam kerjanya.