(Taiwan, ROC) --- Apakah jumlah warga di Taiwan yang memilih untuk 'rebahan' semakin banyak?
"Kaum Rebahan" dalam bahasa Mandarin dikenal dengan istilah 躺平族 (Tǎngpíngzú) biasanya merupakan orang-orang muda yang merasa frustrasi dengan tekanan sosial dan ekonomi yang tinggi, mereka mungkin merasa bahwa mereka tidak akan pernah bisa mencapai kesuksesan yang diinginkan, dan memilih untuk tidak berusaha lagi.
Kementerian Dalam Negeri (MOI) di Taiwan merilis data terbaru yang memperlihatkan bahwa pada kuartal pertama hingga ketiga tahun 2023, tercatat ada 58.584 unit properti yang mengalami "Pemindahan Warisan" di seluruh Taiwan, yang mana angka ini menciptakan rekor terbaru untuk periode yang sama.
Selain itu, ada delapan kabupaten/kota yang proporsinya melampaui 20% dari total pemindahan warisan skala nasional, dengan Penghu memiliki persentase tertinggi yaitu 44%.

Direktur riset perencanaan perumahan dari perusahaan Great Home Realty, Mandy Lang (郎美囡), mengatakan bahwa kebijakan pemerintah untuk menekan kenaikan harga properti telah menyebabkan jumlah transaksi di seluruh negeri menurun signifikan.
Mandy Lang menambahkan, jumlah kaum rebahan di Taiwan kian meningkat, dengan semakin mahalnya harga rumah di dalam negeri. Faktor lainnya termasuk fenomena rendahnya tingkat kelahiran, yang berkontribusi pada peningkatan pemindahan warisan dari tahun ke tahun.
Berdasarkan data dari MOI, selama kuartal pertama hingga ketiga tahun 2023, terdapat 58.584 unit properti yang mengalami "Pemindahan Warisan", meningkat 14% dibanding tahun sebelumnya.
Selain itu, ada delapan kabupaten/kota di Taiwan dengan proporsi pemindahan warisan melebihi 20%, termasuk Kota Taipei, Kabupaten Changhua, Kabupaten Nantou, Kabupaten Yunlin, Kabupaten Chiayi, Kota Chiayi, Kabupaten Pingtung, dan Kabupaten Penghu.

Mandy Lang melanjutkan bahwa di Kota Taipei, transaksi pembelian dan penjualan properti hanya berkontribusi 46%. Harga rumah yang terlampau tinggi, membuat banyak orang memilih untuk 'rebahan' dan menunggu untuk mendapatkan warisan properti dari orang tua mereka.
Selain itu, jika properti dijual atau diberikan melalui transaksi normal, maka pajak pertambahan nilai tanah yang harus dibayar juga akan sangat tinggi, sehingga lebih menguntungkan untuk mewarisi properti, ketimbang harus membayar pajak tambahan tersebut.