(Taiwan, ROC) --- Bulan lalu, Komite Keuangan Senat Amerika Serikat telah menyetujui dengan suara bulat perihal undang-undang terkait penghindaran pajak ganda antara Taiwan dengan AS.
Persetujuan undang-undang ini merupakan kemajuan terbaru perihal perjanjian perpajakan antara kedua belah pihak. Menteri Keuangan (MOF), Chuang Tsui-yun (莊翠雲), mengatakan bahwa pihak AS juga sangat mendesak perjanjian bersangkutan, dan saat ini kedua belah pihak sedang mendiskusikan rincian teknis.
Pada Rabu hari ini (25/10), dalam sidang interpelasi di Komite Keuangan Yuan Legislatif, Chuang Tsui-yun juga pertama kali mengungkapkan, adanya harapan untuk menandatangani dan memberlakukan perjanjian perpajakan antara Taiwan dengan AS sebelum Juni tahun depan.
Perjanjian perpajakan antara Taiwan dengan AS sangat dinanti-nantikan oleh pebisnis serta para profesional yang bekerja di AS atau Taiwan. Minggu lalu, Chuang Tsui-yun menyatakan, Kementerian Keuangan telah berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri dan perwakilan Taiwan di AS untuk mendiskusikan rincian teknis dari perjanjian tersebut.
Pada Rabu hari ini (25/10), anggota legislatpr dari Partai Kuomintang (KMT), Lai Shyh-bao (賴士葆), kembali bertanya kepada Chuang Tsui-yun perihal rincian perjanjian perpajakan dengan AS. Apakah Taiwan berkesempatan untuk melakukan pembicaraan lebih lanjut mengenai perjanjian ini dalam konferensi Menteri Keuangan APEC yang akan diadakan pada November, yang notabene akan dipimpin oleh Menteri Keuangan AS, Janet Yellen?
Menanggapi pertanyaan tersebut, Chuang Tsui-yun menjawab, meskipun mungkin tidak tepat untuk membahas rincian dalam konferensi bersangkutan, tetapi mereka pasti akan berusaha semaksimal mungkin untuk mendapatkan kesempatan.
Dengan semakin banyaknya insinyur Taiwan yang bekerja di pabrik TSMC di AS, apakah perjanjian pajak ini juga mencakup ruang lingkup individu? Chuang Tsui-yun menegaskan bahwa ada tiga fokus utama dalam perjanjian perpajakan, yaitu mengatasi pajak berlebih, pajak ganda untuk perusahaan, dan pajak ganda untuk individu.
Apakah penerapan perjanjian perpajakan antara Taiwan dan AS akan mempengaruhi pendapatan pajak Taiwan? Chuang Tsui-yun menyatakan, karena jumlah investasi antara Taiwan dan AS tidak jauh berbeda, dan kedua pihak akan mendistribusikan kembali hak perpajakan, sehingga dampak pada pendapatan pajak tidak signifikan.
Hal utama adalah menciptakan lingkungan pajak yang lebih baik, yang menguntungkan investasi AS di Taiwan dan memperluas basis pajak itu sendiri.