History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Tiongkok Rekrut Insinyur Teknologi Taiwan dengan Bayaran Tinggi, MOE: Akan Dihukum Berat

  • 24 October, 2023
  • 曾秀情
Tiongkok Rekrut Insinyur Teknologi Taiwan dengan Bayaran Tinggi, MOE: Akan Dihukum Berat
Menteri Ekonomi Wang Mei-hua

(Taiwan, ROC) -- Pengembangan semikonduktor di Tiongkok mendapat tekanan dari Amerika Serikat dan sekutunya. Baru-baru ini beredar kabar bahwa Tiongkok menawarkan gaji tinggi untuk merekrut insinyur Taiwan, dengan gaji yang ditawarkan mencapai 10 hingga 20 kali lipat dari standar gaji di Taiwan. Menanggapi kabar tersebut, Menteri Ekonomi (MOE), Wang Mei-hua (王美花) pada Selasa hari ini (24/10), menyatakan bahwa industri teknologi kunci tidak hanya penting bagi ekonomi Taiwan, tetapi juga merupakan sektor yang menjadi tulang punggung kehidupan masyarakat Taiwan.

Siapapun yang terlibat dalam aksi pencurian atau sengaja membocorkan informasi, maka akan diganjar hukuman yang berat. Media Amerika Serikat, Voice of America mewartakan, dalam beberapa tahun terakhir ini, Tiongkok dan beberapa perusahaan asing telah berupaya keras untuk merekrut talenta teknologi dari perusahaan Taiwan, dengan tawaran gaji yang menggiurkan.

Kasus terbaru melibatkan perusahaan Arm, yang dimiliki oleh SoftBank Jepang, bersama dengan sebuah perusahaan di Tiongkok. Dengan didukung oleh pemerintah Shenzhen, mereka mendirikan perusahaan desain IC bernama Borui Jingxin (博瑞晶芯). Menurut data rekrutmen dari Borui Jingxin, tim inti perusahaan bersangkutan berasal dari perusahaan desain IC terkenal, dengan pengalaman kerja rata-rata 20 tahun.

Media Bloomberg melaporkan bahwa insinyur senior di Borui Jingxin dapat menerima gaji tahunan hingga CNY 1,1 juta. Selain itu, baru-baru ini beredar kabar bahwa seorang Wakil Pimpinan Lembaga Riset dan Pengembangan dari perusahaan LED yang terdaftar di bursa Taiwan juga berhasil direkrut oleh perusahaan Tiongkok dengan tawaran gaji yang mencapai 20 kali lipat, yakni sebesar CNY 20 juta atau sekitar NT$ 88,4 juta per tahunnya.

Saat ditemui Selasa hari ini (24/10), Menteri Ekonomi, Wang Mei-Hua, menyampaikan bahwa industri teknologi di Taiwan tidak hanya memiliki arti penting bagi ekonomi Taiwan, tetapi juga merupakan sektor yang menjadi penopang kehidupan masyarakat Taiwan. Wang Mei-Hua mengatakan, "Industri ini tidak hanya memiliki arti yang sangat penting bagi ekonomi Taiwan, tetapi juga merupakan industri yang sangat diandalkan oleh Taiwan. Oleh karena itu, diperlukannya penguatan dalam hukuman. Hal ini juga bertujuan untuk meningkatkan koordinasi antar-kementerian saat terjadi insiden semacam itu. Khususnya bagi pihak kejaksaan, revisi ini memastikan bahwa mereka mengerti bahwa ini termasuk kasus yang serius."

Selain itu, perusahaan teknologi terpenting Taiwan, TSMC, secara resmi mengumumkan bahwa mereka tidak akan melanjutkan rencana pembangunan pabrik di Taman Perindustrian Longtan Fase Tiga. Setelah berita ini dirilis, pemerintah daerah di Tainan, Kaohsiung, dan Pingtung menyatakan keinginan mereka untuk mengajak TSMC membangun pabrik di wilayah mereka.

Di samping itu, banyak pihak yang juga penasaran untuk mengetahui lokasi yang dipilih TSMC untuk membangun pabrik 1,4 nanometer mereka. Menanggapi hal di atas, Menteri Wang Mei-hua menyampaikan, ketika hendak berinvestasi di Taiwan, maka perusahaan bersangkutan perlu untuk menggelar diskusi dengan lintas kementerian. Isu-isu yang terkait dengan pembangunan pabrik TSMC masih sangat luas dan gamblang, serta tidak bisa diselesaikan hanya dengan satu kali diskusi. Saat ini, semua diskusi masih terus dilangsungkan dengan aktif.

Komentar

Terbarumore