(Taiwan, ROC) Selang 3 tahun pertukaran duta pertanian generasi muda promosi “Kebijakan Baru Menuju Arah Selatan” kembali diaktifkan, akan mengutus 24 duta generasi muda pertanian ke Indonesia, Filipina untuk melakukan pertukaran. Wamenlu Tien Chung-kwang (田中光) mengatakan, pertukaran sektor pertanian kedua negara dengan Taiwan terjalin dengan akrab, berharap kali ini juga mampu memperdalam pertukaran SDM sektor pertanian kedua belah pihak.
Kemenlu kemarin (18/10) menggelar upacara penyerahan bendera program duta generasi muda sektor pertanian promosi “Kebijakan Baru Menuju Arah Selatan” , Tien Chung-kwang, Wakil Menteri Pertanian Chen Tien-shou(陳添壽) ikut menghadiri.
Sejak peluncuran program duta generasi muda sektor pertanian promosi “Kebijakan Baru Menuju Arah Selatan” yang dimulai pada tahun 2016, telah menempatkan 90 generasi muda berlatar belakang pertanian untuk melakukan studi lapangan ke 6 negara diantaranya Filipina, Indonesia, Vietnam, Malaysia, Thailand dan India. Tetapi sempat ditangguhkan karena pandemi, setelah 3 tahun kemudian dipulihkan kembali, tahun ini merencanakan dalam waktu 2 bulan akan mengutus generasi muda berangkat ke Filipina dan Indonesia, mereka akan melakukan studi lapangan dan pertukaran secara mendalam selama 7 hari.
Dalam sambutannya Tien Chung-kwang mengatakan, kebijakan Baru Menuju Arah Selatan selama 7 tahun telah membuahkan hasil, program pertukaran pertanian juga menjadi bagian penting dalam kebijakan ini, meskipun tahun lalu sempat berhenti karena pandemi, akan tetapi “Kebijakan Arah Baru Menuju Selatan” dalam kerja sama pertukaran SDM generasi muda dan kerja sama pertanian sangat penting, maka Kemenlu dan Mentan tahun ini memutuskan program ini kembali diaktifkan.
Tien Chung-kwang mengatakan, Taiwan menjalin hubungan sektor pertanian dengan Indonesia, Filipina dengan akrab, selain telah menandatangani perjanjian kerja sama sektor pertanian, MoU, semua merupakan program kerja sama indikatif, seperti program percontohan kerja sama pertanian terintegrasi Taiwan-Indonesia di Karawang, berharap melalui utusan generasi muda ke Indonesia dan Filipina mampu memperdalam pertukaran SDM industri pertanian kedua belah pihak, juga bermanfaat agar generasi baru pertanian Taiwan dapat sejajar dengan dunia internasional.
Tien Chung-kwang seraya tertawa mengatakan, selama 30 tahun menjabat di Kementerian Luar Negeri, melalui seleksi dan persaingan ketat, duta promosi terpilih, rata-rata di bawah usia 25 tahun menjadi duta promosi untuk Taiwan, diyakini mereka adalah profesional, kreatif dan antusias, agar masyarakat luar dapat melihat vitalitas industri pertanian Taiwan, juga diharapkan duta promosi tidak hanya memiliki pengetahuan pertanian tetapi juga termasuk budaya, kuliner, maupun preferensi yang dapat dibagikan.
Chen Tien-shou mengungkit, saling melengkapi pangan menjadi salah satu implikasi yang ingin diwujudkan dari Kebijakan Baru Menuju Arah Selatan, berharap saat terjadi musibah atau bencana, negara-negara di kawasan ini dapat saling membantu, berharap duta promosi kali ini dapat memperdalam hubungan Taiwan dengan Indonesia dan Filipina, mempelajari kelebihan dari pihak lain dan saling berbagi.