(Taiwan, ROC) Media The Hindustan Times melaporkan, Taiwan-India berencana menandatangani nota kesepahaman MoU terkait perekrutan pekerja migran paling cepat akan berlangsung pada bulan depan, guna mengatasi masalah kekurangan tenaga kerja yang terjadi di Taiwan pada sektor manufaktur, konstruksi, asisten rumah tangga dan perkebunan-perikanan.
The Hindustan Times pada tanggal 26 September 2023 memberitakan, draf kerja sama MoU dalam kerja sama mobilitas dan migrasi antara Taiwan-India telah selesai dirumuskan. Sumber informasi yang tidak menyebutkan namanya mengatakan, Taiwan telah mengutarakan maksud untuk mendatangkan pekerja India untuk bekerja di beberapa sektor industri. Pengusaha Taiwan juga berniat memberikan kesempatan kerja kepada pekerja asal India Timur Laut.
Sumber mengemukakan, alasan Taiwan menargetkan pekerja India Timur Laut karena dinilai kebiasaan, budaya dan pola makan relatif serupa.
Perdana Menteri Chen Chien-ren pada tanggal 12 September lalu telah bertemu dengan Dirjen Asosiasi India Taipei Manharsinh Laxmanbhai Yadav yang baru menjabat pada bulan Agustus ini, untuk membahas 2 topik diantaranya penandatanganan kerja sama mobilitas dan migrasi, kerja sama perawatan medis tradisional.
Setelah pertemuan dengan PM Chen Chien-ren, Yuan Eksekutif mengutip pernyataan yang disampaikan Manharsinh Laxmanbhai Yadav bahwa, Taiwan akan mendirikan kantor perwakilan di Mumbai, India dan kedua belah pihak saat ini tengah membahas kerja sama penandatanganan nota kesepahaman tentang pekerja migran dan perawatan medis tradisional. Hal ini menunjukkan kedua negara mengharapkan pembinaan kemitraan ini dapat dipererat.
Sumber informasi yang ada membeberkan, saat ini ada 4 sektor utama di Taiwan yang mengalami krisis tenaga kerja mencakup industri manufaktur, konstruksi, asisten rumah tangga dan perikanan. India menjadi salah satu negara sasaran yang ditargetkan oleh Taiwan untuk mengatasi krisis tenaga kerja.
Hubungan perdagangan Taiwan-India juga semakin meningkat, terdata pada tahun lalu volum perdagangan bilateral Taiwan-India mencapai US$ 8,4 milyar, 7 kali lipat dibandingkan dengan nilai perdagangan US$ 90 juta pada tahun 2001. Saat ini India menjadi negara ekspor 14 besar dan negara impor 18 besar untuk Taiwan.