(Taiwan, ROC) - Penyedia layanan keuangan multinasional Deloitte baru saja merilis laporan terbaru tentang kekuatan dan prospek retail untuk tahun 2023. Dari daftar 250 peretail teratas di dunia, hanya ada dua perusahaan Taiwan yang masuk, yakni President Chain Store Corp. yang mengelola rantai toko waralaba terbesar di Taiwan yakni 7-Eleven, serta pemilik rantai supermarket PX Mart.
Deloitte mengatakan dalam laporannya, President Chain Store menempati posisi ke-136 dalam peringkat peretail tahun ini, turun dua tingkat dari tahun 2022 tapi menandakan tahun kesembilan berturut-turut baginya untuk mengambil tempat di daftar 250 pengecer teratas sedunia.
Antara Juli 2021 dan Juni 2022, 7-Eleven menghasilkan penjualan US$8,59 miliar, naik 1,5% dari tahun sebelumnya. Menurut Deloitte, President Chain Store mendapat manfaat dari kehadiran aplikasi "Open Point" yang mendorong konsumen untuk mengumpulkan poin melalui pembelian dengan imbalan hadiah gratis, sedangkan rantai 7-Eleven sendiri telah mengembangkan layanan unik untuk menarik pembelian dan meningkatkan penjualan.
Sementara itu, PX Mart menghasilkan penjualan US$5,69 miliar selama periode yang sama, naik 15,2% dari tahun sebelumnya, dan mendorongnya naik tujuh tingkat dari 2022 ke posisi 214.
Deloitte menerangkan, salah satu faktor yang menstimulasi perkembangan penjualan yang pesat adalah PX Mart cenderung bekerja dengan desainer terkenal untuk mengoptimalkan pengaturan barang untuk memenuhi permintaan dari semua kelompok umur.
Untuk daftar Deloitte tahun 2023, Walmart yang berbasis di Amerika Serikat (AS) mempertahankan gelar sebagai peretail terbesar di dunia dengan menghasilkan US$572,75 miliar dalam penjualan selama periode yang sama, naik 2,4% dari tahun sebelumnya, mengungguli Amazon (US$239,15 miliar) dan Costco ( US$195,93 miliar) dari AS, Schwarz dari Jerman (US$153,75 miliar), dan Home Depot dari A.S. (US$151,16 miliar).