(Taiwan, ROC) – Berdasarkan laporan dari Agence France-Presse (AFP), Republik Rakyat Tiongkok (RRT) telah merilis rangkaian indikator pelemahan ekonomi pada 15 Juni, di mana tingkat pengangguran pemuda telah mencetak rekor tertinggi selama 2 bulan berturut-turut pasca COVID-19 dan pertumbuhan ekonomi memudar.
Ditjen Statistik Nasional RRT menyampaikan bahwa tingkat pengangguran generasi muda RRT usia 16-24 tahun meningkat mencapai rekor tertinggi baru sebesar 20,4% di bulan April dan meningkat lagi 20,8% di bulan Mei. Keseluruhan tingkat pengangguran di perkotaan tetap di angka 5,2%. Di saat yang sama, saat pabrik mulai kembali ke kapasitas penuh, pertumbuhan produksi industri adalah sebesar 3,5% di bulan Mei, turun dari 5,6% di bulan April.
Terkait dengan indikator utama konsumsi rumah tanggal, total peningkatan dari tahun per tahun penjualan eceran barang konsumsi di bulan Mei adalah 12,7%, menurun jika dibandingkan di bulan April sebesar 18,4%. Ketika inflasi hampir mencapai nol, permintaan dalam negeri yang lemah menahan pemulihan pasca-pandemi di RRT. Penanggung jawab dari Pinpoint Asset Management di Shanghai, Zhang Zhiwei (張智威) menyampaikan, sejauh ini seluruh data memperlihatkan sinyal konsisten di mana momentum ekonomi sedang melemah.