(Taiwan, ROC)—Presiden Tsai Ing-wen (蔡英文) menerima kunjungan Direktur The Confederation of Asia-Pacific Chambers of Commerce and Industry (CACCI) atau Asosiasi Bisnis dan Industri Asia Pasifik, Peter McMullin. Tsai menyampaikan, Taiwan adalah mitra internasional terpercaya dalam rantai pasokan global dan telah memberikan kontribusi dalam pengembangan regional melalui kekuatan diplomasi non-militer, termasuk pertukaran dengan negara-negara dalam Kebijakan Menuju Arah Selatan Baru. Selain itu, nilai perdagangan dan ekspor antara Taiwan dan negara-negara Kebijakan Menuju Arah Selatan Baru juga mencapai rekor tertinggi. Tsai juga berharap untuk memperkuat hubungan dengan negara-negara di Asia Pasifik dan memberikan kontribusi lebih besar bagi pembangunan ekonomi regional.
Saat menerima kunjungan Peter McMullin selaku Direktur CACCI, Tsai mengatakan bahwa CACCI merupakan platform penting untuk hubungan dan kerja sama ekonomi di kawasan Asia Pasifik. Taiwan sebagai anggota pendiri juga secara aktif bekerja sama dengan negara-negara Asia Pasifik untuk berkontribusi dalam upaya pembangunan berkelanjutan.
Tsai mengungkapkan, kawasan Asia Pasifik menempati posisi kunci dalam geopolitik global dan rantai pasokan, dan Taiwan adalah mitra terpercaya. Tsai mengatakan, "Setelah terjadinya pandemi dan konflik antara Rusia dan Ukraina, memiliki rantai pasokan lintas negara yang tangguh dan aman menjadi semakin penting dalam menghadapi perluasan otoritarianisme. Taiwan tetap teguh pada nilai-nilai demokrasi, ekonomi yang terbuka, dan bertanggung jawab terhadap masyarakat internasional. Dalam rantai pasokan global, kami adalah mitra terpercaya di tingkat internasional.”
Presiden Tsai Ing-wen mengemukakan, saat bersamaan Taiwan juga berkontribusi untuk pengembangan kekuatan lunak, mulai tahun 2016, Taiwan mempromosikan Kebijakan Menuju Arah Selatan Baru, dalam berbagai sektor diantaranya kerja sama ekonomi, pertukaran SDM dan konektivitas regional telah membuahkan hasil kerja nyata bersama mitra dari negara kebijakan menuju selatan baru. Pada tahun lalu volum perdagangan Taiwan terhadap negara sasaran kebijakan menuju selatan baru mencapai US$ 18,03 milyar, mencatat rekor tertinggi. Nilai ekspor terhadap negara sasaran kebijakan menuju selatan baru sebesar US$ 96,9 milyar, mencatat rekor tertinggi dalam sejarah, dibandingkan dengan satu tahun sebelumnya pertumbuhan mencapai 17%. Selama masa pandemi, Taiwan memperkuat beberapa sektor kerja sama diantaranya, pertukaran SDM Taiwan dan negara sasaran kebijakan menuju arah selatan baru, kerja sama penanggulangan bencana dan teknologi pertanian.
Presiden Tsai Ing-wen mengatakan, negara sasaran kebijakan menuju arah selatan baru adalah mitra dagang penting bagi Taiwan, juga menjadi negara pertukaran The Confederation of Asia-Pacific Chambers of Commerce and Industry (CACCI), Beliau berharap Taiwan dan CACCI bisa mempererat hubungan kerja sama, dan memperkuat konektivitas dengan berbagai negara di Asia sehingga memberikan kontribusi terbesar untuk pembangunan ekonomi regional.