(Taiwan, ROC) Kamar Dagang AS di Taiwan (Amcham) kemarin malam (19/4) menggelar acara syukuran jamuan makan malam ke-55, Presiden Tsai Ing-wen memimpin rombongannya, turut didampingi oleh Perdana Menteri Chen Chien-ren (陳建仁), Menko Wang Mei-hua (王美花) , Menlu Joseph Wu (吳釗燮) serta turut hadiri Direktur Kantor Perwakilan AS di Taipei (AIT) yang baru menjabat, Laura Rosenberger dan Ketua Ancham di Taiwan, Vincent Shih(施立成).
Dalam sambutan Presiden Tsai Ing-wen menyampaikan, berdasarkan data dari Amcham di Taiwan, ada lebih dari 80% anggota yang setuju untuk berlanjut atau memperluas investasi di Taiwan, sedangkan volum perdagangan Taiwan-AS dalam 6 tahun terakhir ini semakin bertambah, pada tahun lalu mencatat rekor tertinggi, Taiwan kini telah menjadi mitra dagang AS terbesar ke-8, apabila lebih diupayakan maka di masa mendatang dalam waktu yang tidak lama, bahwa diharapkan posisi Taiwan bisa menjadi mitra dagang AS terbesar ke 7 atau bahkan ke-6 terbesar. Presiden Tsai Ing-wen menegaskan, tahun lalu kedua belah pihak mengusung Prakarsa Perdagangan Taiwan-AS Abad 21, melalui pembahasan kedua belah pihak mendapat banyak kemajuan, kedua negara sepakat untuk melanjutkan komunikasi dan selanjutnya mempelajari kemungkinan melakukan penandatanganan perjanjian perdagangan bebas (FTA).
Presiden Tsai Ing-wen mengatakan, “Ada kemajuan pihak kami, seperti kemudahan dalam urusan kepabeanan dan perdagangan, operasional mekanisme hukum yang bersahabat, regulasi industri jasa domestik, anti-korupsi dan usaha kecil menengah, kedua belah pihak sepakat untuk melanjutkan negosiasi agar dapat menyelesaikan tugas awal, langkah pihak kami selanjutnya adalah mempelajari kemungkinan penandatanganan FTA Taiwan-AS.”
Presiden Tsai Ing-wen selain menekankan Taiwan akan berlanjut memperbaiki lingkungan investasi, juga membahas kondisi saat ini tengah menghadapi tantangan dari RRT, pihaknya akan semaksimal mungkin bertindak dengan cermat, tidak menjadi pihak yang memprovokasi dalam hubungan lintas selat, serta melanjutkan kerja sama dengan negara-negara sahabat demokrasi untuk menjamin keamanan kawasan Indo Pasifik, terlebih-lebih untuk perdamaian dan stabilitas Laut Taiwan.
Presiden Tsai menyampaikan kepada pengusaha AS, bersama melalui tantangan selama lebih dari 10 tahun, tantangan akan terus muncul pada masa mendatang, merasa senang Amcham Taiwan selalu menjadi mitra penting bagi Taiwan.