(Taiwan, ROC) - Cathay Financial Holding Co., salah satu perusahaan induk keuangan terbesar di Taiwan, telah memangkas proyeksi pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) Taiwan menjadi di bawah 2%, namun pada saat yang sama menaikkan perkiraan pertumbuhan indeks harga konsumen (CPI) Taiwan menjadi 2% untuk tahun 2023.
Cathay Financial memperkirakan ekonomi lokal tumbuh 1,8% pada 2023, lebih rendah 0,5% dari perkiraan sebelumnya sebesar 2,3% pada Desember 2022, mengutip faktor melemahnya ekspor pada paruh pertama tahun ini karena penyesuaian persediaan di tengah penurunan permintaan global, yang mendorong banyak perusahaan untuk mengurangi investasi.
Menurutnya, kenaikan konsumsi domestik akan mendukung pertumbuhan ekonomi Taiwan, sementara ekonomi pasar terbesar kedua di dunia yakni Tiongkok akan bangkit kembali di tengah meredanya pengendalian COVID-19, yang akan selanjutnya membuka jalan bagi siklus kebangkitan untuk industri elektronik Taiwan pada paruh kedua tahun ini.
Berdasarkan prakiraan yang diumumkan, Cathay Financial tampak lebih pesimistis dari pemerintah Taiwan, di mana Direktorat Jenderal Anggaran, Akuntansi dan Statistik (DGBAS) mengantisipasi pertumbuhan PDB 2023 sebesar 2,12%, sementara Bank Sentral Taiwan memperkirakan ekonomi akan tumbuh 2,21%.
Untuk CPI, Cathay Financial menaikkan perkiraan pertumbuhannya dari 1,7% menjadi 2% setelah memperhitungkan kenaikan tarif listrik rata-rata 11% efektif mulai April, serta kenaikan biaya makan dan sewa. DGBAS, sementara itu, memperkirakan CPI akan tumbuh 2,16% untuk tahun 2023, dan Bank Sentral mengantisipasi kenaikan 2,09%.